Tips Dunia Kerja: Inilah 12 Tipe Pegawai yang tidak Disukai Atasan, Andakah Salah Satunya?

955
Inilah 12 Tipe Pegawai yang tidak Disukai Atasan
Inilah 12 Tipe Pegawai yang tidak Disukai Atasan

Arwini.com – Dunia kerja merupakan hal yang masih menjadi dambaan bagi sebagian manusia. Selain dapat menopang kehidupan duniawi, dunia kerja membantu seseorang dalam penanaman sifat disiplin yang dapat diterapkan dalam kehidupan pribadi manusia.

Ada banyak penghambat karir seseorang, namun secara umum hal dipengaruhi oleh karakter dan watak yang dimiliki pribadi masing-masing pekerja atau lazim diebut dengan pegawai.

Ada banyak karakter yang bisa ditemui di tempat kerja, mulai dari yang menyenangkan hingga mungkin menjengkelkan. Diantara berbagai jenis karakter, ada beberapa tipe pegawai yang tidak disukai oleh atasan. Penasaran, tipe apa sajakah yang dimaksud? Dirangkum dari beberapa sumber, berikut ini adalah uraiannya.
1. Sering Datang Terlambat

Kebiasaan sering datang terlambat ke tempat kerja bisa menimbulkan kesan yang kurang baik pada diri seorang pegawai. Hal ini tentu saja akan berdampak buruk pada penilaian dari atasan, tidak ada atasan yang menyukai jika pegawainya tidak disiplin dan selalu datang terlambat bahkan ketika harus menghadiri rapat yang penting.

2. Cenderung Malas

Pegawai yang lebih senang berleha-leha dan malas cenderung tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu, tentunya hal ini akan merugikan perusahaan. Dan tipe pegawai yang malas mustahil disukai oleh atasannya. Selain kurang produktif jenis karyawan ini hanya menjadi beban bagi perusahaan.

3. Kekanak-kanakan

Ada beberapa pegawai yang memiliki karakter cenderung kekanak-kanakan, dalam hal ini pegawai tersebut sering menganggap apa yang menjadi tanggungjawabnya terlalu berat dan suka merengkek-rengek kepada atasan. Nah, apakah tipe pegawai ini termasuk disukai oleh atasan?

4. Tidak bisa beradaptasi

Ketidakmampuan untuk beradaptasi dalam lingkungan kerja bisa berpengaruh buruk pada karir seseorang. Kemampuan untuk beradaptasi dengan baik bisa menjadi media untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas kerja, dan hal ini bisa berpengaruh positif terhadap penilaian dari atasan.

5. Tidak suka dikritik

Ada beberapa pegawai yang memiliki karakter tidak suka dikritik dan selalu ingin mendapatkan feedback yang positif. Tipe pegawai seperti ini biasanya ingin selalu terlihat baik di hadapan atasannya dan cenderung perfeksionis.

Karakter tidak suka dikritik dalam hal ini justru bisa merugikan diri sendiri karena enggan mendengarkan pendapat orang lain, padahal bisa jadi pendapat orang lain justru bisa meningkatkan kinerjanya.

6. Suka Mengadu

Berbagi cerita dan bertukar pikiran dengan rekan kerja tentu bisa memberikan solusi atas kendala yang tengah dihadapi di tempat kerja. Namun ada kalanya ada pegawai yang justru suka mengadu kepada atasan atau rekan kerja yang lain, dan hal ini tentu saja akan berpengaruh buruk pada penilaian atasan terhadap pegawai yang bersangkutan.

7. Suka Berbuat Onar

Pegawai dengan karakter suka berbuat onar cenderung tidak disukai, baik oleh rekan kerja maupun atasan. Karakter ini bisa berupa pegawai yang suka mengadu domba, menjelekkan rekan kerja lainnya hingga mungkin mencuri.

8. Suka Berpikir Negatif

Tipe pegawai yang satu ini biasanya kurang disukai oleh atasan, karena selain cenderung bersikap pesimis, tipe pegawai ini lebih suka memamerkan kesuksesannya namun tidak begitu suka jika ada rekan kerjanya yang meraih kesuksesan yang sama.

9. Cenderung Sok Tahu

Hampir sama dengan tipe yang kurang suka untuk dikritik, jenis pegawai yang sok tahu lebih suka menggurui daripada mendengarkan pendapat ataupun solusi dari rekan kerja yang lain.

Karakter ini tentu saja akan berpengaruh buruk pada kinerja dan produktivitas kerja secara keseluruhan karena hanya berpedoman pada pemikiran diri sendiri yang cendrung meremehkan pendapat orang lain.

10. Tidak Mau Berbenah Diri

Kinerja yang kurang produktif akan membuat atasan melakukan peringatan atau teguran agar bisa berbenah diri dan meningkatkan kualitasnya dalam bekerja. Kedenderungan untuk tidak mau mendengarkan dan tidak berusaha untuk berbenah diri bisa membuat atasan semakin tidak menyukai pegawainya.

11. Tidak Tahu Etika

Tipe pegawai yang tidak tahu etika bisa menjadi penyebab untuk tidak disukai oleh atasannya. Beberapa contoh untuk tipe ini misalnya lebih banyak menghabiskan waktu untuk bergossip ria daripada menyelesaikan pekerjaan, suka bolos kerja, memperpanjang waktu istirahat tanpa alasan yang jelas hingga menghina atasan.

12. Cenderung Manja

Tipe pegawai yang manja akan cenderung ingin dibela jika melakukan kesalahan dalam bekerja, bahkan tak jarang justru menyalahkan orang lain tanpa alasan yang jelas. Dan tipe karyawan seperti ini tentunya tidak disukai oleh atasan, karena dianggap merepotkan dan bisa menghambat kinerja karyawan yang lainnya.

Nah, itulah beberapa karakter pegawai yang cenderung tidak disukai oleh atasan, bagaimana dengan karakter Anda?

Loading...
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here