Panduan Diet Sehat Setelah Melahirkan Normal dan Caesar

237
Diet Sehat Setelah Melahirkan
Wanita Menyusui / Babykerf.com
Advertisement
Loading...

Arwini.com, Diet Sehat Setelah Melahirkan – Masa mengandung dan masa menyususi, merupakan masa dimana seharusnya seorang ibu memperhatikan kesehatan diri dan calon anaknya.

Jika hal tersebut tidak dapat diatasi dengan baik, akan berdampak buruk bagi bayi dan ibu menyusui.

Asupan nutrisi dan gizi merupakan prioritas utama, baik saat mengandung maupun pasca melahirkan.

Berbeda dengan realita yang terjadi di masyarakat dimana ibu yang telah melahirkan lebih banyak yang mementingkan diri sendiri dibandingkan dengan kesehatan bayi.

Mereka lebih senang terlihat langsing dengan diet berlebihan dibandingkan mencukupi gizi anak.

Advertisement
Loading...

Mereka risih memiliki perut menggelambir karena bekas bayi dan merasa malu mempunyai paha besar dan pinggang yang melebar.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan setelah melahirkan, ada beberapa cara mendapatkan tubuh ideal atau penurunan berat badan yang dapat Anda lakukan.

Kami awali tulisan ini dengan pembahasan terkait rasa sakit yang akan dialami setelah melahirkan.

Atasi Gangguan Perut Pasca Melahirkan

Penyakit umum yang sering dialami pada masa menyusui adalah timbulnya rasa mulas.

Rasa mulas tersebut disebabkan oleh ransangan hormon yang terjadi pada masa kontraksi yang membantu dalam proses pengerutan rahim sebelum terisi.

Pada masa ini sering terjadi pendarahan lanjutan hingga infeksi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Selain mulas atau gangguang perut terkadang wanita melahirkan dipersulit dengan sembelit yang bermula ketika masa kehamilan hingga melahirkan.

Adapun langkah-langkah yang harus Anda lakukan saat mengalami hal ini adalah mengunjungi dokter kandungan

Dokter adalah orang teratas yang harus Anda datangi jika mengalami kelainan pasca melahirkan.

Dokter akan memberikan panduan terbaik dalam diet sehat setalah melahirkan, memberikan informasi seputar pantangan bagi ibu hamil hingga akan memberikan pil pereda rasa sakit.

Tips Diet Pasca Melahirkan untuk Mendapatkan Berat Badan Ideal

1. Olahraga dan Senam Ringan

Banyak wanita yang menggunakan alat bantu untuk terlihat langsing. Ada yang dikenal dengan sebutan stagen, korset hingga gurita.

Alat tersebut bertujuan untuk mengencankan otot-otot tubuh sehingga terlihat ramping setelah melahirkan.

Perlu Anda ketahui bahwa benda yang mereka gunakan tidak dapat membantu dalam menurunkan berat bahkan tidak dapat membakar lemak.

Begitu juga dengan obat-obatan seperti jamu, tidak memberikan efek lebih terhadap perkembangan tubuh.

Untuk tubuh langsing setelah melahirkan, sebaiknya Anda mencoba senam ringan yang dapat dilakukan di rumah.

Senam ringan berfungsi untuk mengembalikan otot-otot kendur, memperlancar ASI, hingga membantu proses penyembuhan setelah melahirkan.

Exercise ringan ini tidak memiliki efek samping, namun dapat menimbulkan rasa nyeri berlebihan.

Jika hal tersebut terjadi, sebaiknya Anda mengurangi senam dalam jangka waktu tertentu.

Berkonsultasilah ke dokter untuk mendapatkan pengarahan mengenai apa saja yang tidak boleh dilakukan pasca melahirkan.

2. Tetap Memberikan ASI

Pasca melahirkan, banyak wanita yang tidak memberikan ASI karena khawatir memiliki badan gemuk.

Padahal pemberian Asi justru dapat memberikan pengaruh positif dalam penurunan berat badan.

Program diet dengan gizi yang tinggi dan rendah kalori merupakan cara terbaik dalam melakukan penurunan berat badan pasca melahirkan.

Kandungan gizi sehat dibutuhkan untuk memproduksi ASI yang akan mencukupi gizi anak.

Ingat! Makanan yang dikonsumsi tidak semata untuk kesehatan diri sang ibu melainkan untuk kepentingan si bayi juga.

Ibu yang sedang menyusui bayi sama halnya ia sedang mengeluarkan sebagian makanan dan lemak tubuh sehingga sangat konyol jika dikatakan “memberi ASI dengan mengkonsumsi banyak makanan akan mengakibatkan kegemukan.”

3. Menghindari Pantangan

Menghindari pantangan dalam diet sehat merupakan kewajiban yang harus dipatuhi, namun perlu diperhatikan menghindari pantangan tidak serta merta memberikan pemahaman bahwa tidak boleh mengkonsumsi makanan (mengurangi frekuensi makan) atau tidak makan sedikitpun.

Makanlah sesuai dengan kebutuhan serta hindari makanan yang dapat menyebabkan kegemukan.

Baca: Diet dengan Makanan dan Minum Sehat 

Cara diet dengan menghindari pantangan dapat Anda lakukan dengan mengurangi asupan nasi, kopi, teh, dan gorengan.

Perbanyaklah mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran yang kaya dengan protein.

Dengan melakukan hal ini, produksi ASI akan semakin lancar dan Anda akan memperoleh tubuh ideal.

4. Memaksimalkan Istirahat

Setelah melahirkan seorang ibu seharusnya menggunakan waktu istrahat sebaik mungkin.

Istrahat tidak harus berupa tidur melulu di kamar melainkan beraktivitas sebagaimana hari-hari biasa.

Proses kelahiran normal dan operasi caesar memiliki porsi istrahat yang berbeda.

Proses persalinan normal membutuhkan waktu istrahat sekitar 2 minggu sedangakan proses persalinan dengan cara caesar membutuhkan waktu sekitar 1-2 bulan.

Istarahat yang tepat yaitu menghindari aktivitas yang berdampak buruk bagi kesehatan atau tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan kelelahan.

5. Makanan Wajib Ibu Menyusui

Salah satu hal yang harus dilakukan bagi ibu baru adalah mengkonsumsi makanan sehat dengan memperhatikan kebutuhan gizi diri dan bayi.

Anda mungkin ingin memiliki badan yang ramping setelah melahirkan, namun justru pasca melahirkan Anda memerlukan asupan gizi yang banyak.

Asupan nutrisi tinggi tidak harus memakan seluruh jenis makanan, melainkan harus mengetahui makanan yang cocok untuk dimakan. Beberapa makananan yang kami rekomendasikan adalah:

1. Susu Rendah Lemak

Susu rendah lemat dapat anda temui pada produk seprti yoghurt, keju dan susu. Selain itu terdapat kandungan lain seperti vitamin D, Vitamin B, Kalsium hingga nutrisi yang baik bagi yang menyusui.

2. Ikan Salmon

Salmon merupakan makan pokok bagi ibu menyusui. Kandunagan DHA yang terdapat dalam salmon penting untuk perkembangan sistem saraf bayi. Perlu diketahui bahwa ASI mengandung DHA.

3. Kacang-kacangan

Kandungan zat besi dan protein yang terdapat dalam kacang-kacangan sangat bermanfaat untuk ibu menyusui, terutam kacang merah dan kacang hitam. Untuk memperolehnya pun sangat mudah dan sangat murah.

4. Sayuran Hijau

Sayuran berwarna hijau bermanfaat untuk menambah vitamin A, selain sayuran juga memiliki kandungan kalisum, zat besi, rendah kalori, dan vitamin C. Sayuran tersebut berupa kangkung, bayam, brokoli, dll.

Selain ketiga jenis makanan di atas, wanita yang diet sehat setalah melahirkan dapat mengkonsumsi sayur-sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan yang mengandung vitamin, mineral, karbohidrat dalam dosis rendah, vitamin C, kalsium, vitamin D, nutrisi, protein, asam folat, zat besi, vitamin A, antioksidan dan rendah kalori yang dapat menyehatkan ibu menyusui walaupun melakukan proram diet dan tidak mengorbankan kebutuhan bayi.

Cara Aman Diet Sehat Ibu Menyusui

Setelah melahirkan, kabanyakan ibu menyusui tidak memikirkan bayi mereka. Ia dengan semborono melakukan program diet secara berlebihan.

Ibu menyusui setidaknya harus memproduksi ASI sebanyak 800 ml sehingga diperlukan penambahan kalori sebanyak 500 kkal.

Karena pentingya asupan nutrisi untuk keberlangsungan kahidupan bayi, berikut akan kami sebutkan tips diet aman untuk Anda yang sedang menyusui:

1. Menyusui Selama 2 Tahun

Seorang ibu seharusnya menyusui hingga bayi berusia 2 tahun.

Perlu Anda ketahui bahwa ketika menyusui, Anda akan membakar kalori sebanyak 300-500 perhari. Hal tersebut berimplikasi pada penurunan berat badan dan membentuk tubuh ideal.

2. Makan dalam Porsi Kecil

Seorang ibu seharusnya makan dengan porsi kecil namun dilakukan secara bertahap (sering dilakukan).

Metode ini bertujuan untuk memberikan asupan yang cukup bagi bayi yang sedang menyusu.

3. Perbanyak Buah-buahan dan Sayuran

Seorang ibu seharusnya mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran mengandung sumber protein, nutrisi tinggi, karbohidrat yang kompleks hingga air putih secukupnya.

Hal ini bertujuan untuk menyehatkan bayi dan memberikan keukatan bagi ibu dalam beraktivitas.

Semoga bermanfaat !

Loading...
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here