Jangan Muram, Ada 9 Tips Menjaga Kesehatan Sepanjang 30 Hari Bulan Ramadhan yang Bisa Anda coba!

1492
Tips Menjaga Kesehatan Sepanjang 30 Hari Bulan Ramadhan

Arwini.com – Semua muslim membutuhkan tips menjaga kesehatan sepanjang 30 hari bulan Ramadhan agar selalu berkonsentrasi dalam menjalankan segala aktivitas yang bernilai pahala. Tidak heran jika dikatakan, ramadhan merupakan momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, hingga menghapus kesalahan-kesalahan kecil.

Kesehatan haruslah menjadi bagian terpenting dalam bulan ramadhan, mengingat kita giat menjalankan berbagai macam ibadah. Jika di siang hari, kita berusaha menahan lapar dan haus selama kurang lebih 14 jam, di malam harinya kita akan disibukkan dengan aktivitas sholat malam, serta pada dini hari kita akan menjalankan ibadah sahur.

Tentu, rangkaian kegiatan harian ini membutuhkan daya tahan tubuh kuat agar segala aktivitas dijalani tanpa hambatan. Beberapa di antaranya yang dominan menghambat aktivitas rutin di bulan Ramadhan adalah pola makan yang tidak tertata dengan rapi.

Tidak sedikit kita temukan, beragam penyakit bermunculan karena mengkonsumsi makanan yang tidak sebaiknya dikonsumsi bilamana sedang sahur maupun berbuka. Oleh karena itu, pada artikel ini, kami lebih menekankan pembahasan tentang tips menjaga kesehatan tubuh dengan memperhatikan asupan makanan sepanjang bulan ramadhan.

Tips menjaga kesehatan sepanjang 30 hari bulan Ramadhangoogleusercontent.com

Tips Menjaga Kesehatan Sepanjang 30 Hari Bulan Ramadhan

Poin-poin penting di bawah ini secara umum membahas tentang pengaturan pola makan efektif untuk menghindari gangguan kesehatan yang dimungkinkan terjadi sepanjang bulan ramadhan. Untuk itu, perhatikan beberapa hal yang dapat menimbulkan beberapa penyakit saat pola makan tidak diatur secara baik:

1. Akhirkan waktu sahur

Terlihat sepele namun anjuran nabi ini bukan tanpa alasan. Sahur yang diakhirkan, bermanfaat bagi tubuh dalam membakar makanan menjadi energi dengan jarak waktu yang cukup.

Secara tersirat anjuran nabi ini, juga berpengaruh pada beberapa aktivitas yang bisa dilakukan sebelum subuh. Seperti berpotensi melanjutkan tidur bilamana senggang waktu antara sahur dan subuh cukup lama.

2. Jangan tidur setelah sahur

Seperti yang kami kemukakan pada artikel bahaya tidur setelah makan sahur, aktivitas ini cenderung memicu beragam penyakit. Diantaranya memicu berat badan berlebihan, memicu pertumbuhan bakteri anaerob, mengundang penyakit sroke bahkan bisa mengakibatkan serangan jantung.

Itulah mengapa nabi selalu mengakhirkan waktu sahur serta mengisi jarak antara sahur dan subuh dengan membaca al-qur’an kurang lebih 15 menit.

3. Jangan malas-malasan

Selanjutnya hindari kebiasaan malas-malasan, sebaliknya lakukan kegiatan seperti hari-hari biasa guna menjaga kesehatan tubuh. Sama halnya dengan kegiatan di luar ramadhan, tidak beraktivitas justru memicu beberapa gangguan kesehatan. Sebaliknya, mengerjakan kegiatan-kegiatan rutin dapat membantu kinerja seluruh organ tubuh bekerja secara optimal.

Jika tidak memiliki rutinitas di bulan ramadhan, biasakan untuk melakukan olahraga ringan. Sepeda santai, jalan kaki, lari kecil, dan senam bisa jadi pilihan di pagi hari maupun menjelang waktu berbuka.

4. Tidur yang cukup

Tips menjaga kesehatan selanjutnya yaitu mencukupi kebutuhan tidur. Dengan waktu tidur yang cukup, organ tubuh dan sel-sel otot akan beristirahat sebagaimana mestinya, tentu akan berpengaruh pada tenaga yang kembali pulih.

Kata cukup di sini mesti harus diperhatikan, baik kurang tidur maupun tidur berlebihan akan berdampak pada kinerja tubuh. Kurang tidur berdampak pada aktivitas terganggu seperti loyo dan lemas, begitu juga dengan tidur berlebihan, bisa berdampak pada sakit kepala.

5. Segerakan berbuka

Tidak mengherankan bila perintah menyegerakan berbuka termasuk dalam tips menjaga kesehatan. Bagi penderita maag, menunda berbuka merupakan kesalahan fatal yang memperburuk lambung.

Dibutuhkan beberapa suntikan makanan untuk memperlancar kinerja saluran pencernaan di dalam perut. Anjuran ini, juga berlaku bagi yang tidak menderita penyakit maag, karena dapat membantu dalam menstabilkan kinerja pencernaan.

6. Berbuka dengan yang manis-manis

Awali buka puasa dengan mencicipi makanan maupun minuman yang manis. Anjuran ini bermanfaat bagi pencernaan dalam menerima segala makanan yang akan masuk setelahnya, bisa dikatakan sebagai penetralisir.

Beberapa makanan dana minuman yang dianjurkan dalam mengawali buka puasa seperti kurma, teh, dan air putih.

7. Hindari berbuka dengan air es

Selanjutnya, termasuk dalam tips menjaga kesehatan sepanjang 30 hari bulan Ramadhan adalah menghindari berbuka dengan air dingin. Mengawali berbuka puasa dengan air es berdampak pada perut kembung.

Begitu juga dengan minuman yang mengandung pemanis buatan, tidak menyegarkan bahkan cenderung membuat lesu. Sama halnya dengan soda, dapat mengganggu saluran pencernaan.

Ketiga jenis minuman di atas, bisa diganti dengan air putih (bukan hangat) agar leluasa diserap oleh tubuh.

8. Jangan berlebihan saat sedang berbuka

Saat berbuka puasa, tubuh membutuhkan waktu dalam menyerap makanan sehingga diperlukan jeda antara makanan satu dengan makanan lainnya. Lakukan secara bertahap, bisa disiasati dengan makanan dan minuman manis dengan jeda waktu 30 hingga 60 menit, lalu dilanjutkan dengan makanan lainnya.

Biasakan berbuka dengan cara sehat serta hindari makanan pantangan saat berbuka. Setelah diawali dengan makanan dan minuman manis, lalu dilanjutkan setelah sholat magrib dengan makanan berat seperti nasi dan lainnya.

9. Konsumsi makanan berserat

Jangan lupa untuk mengkonsumsi makanan dengan kandungan serat tinggi, baik pada saat sahur maupun saat berbuka puasa. Asupan serat cukup bermanfaat dalam membantu rasa kenyang bertahan lama, karena serat tinggi termasuk dalam makanan yang lama dicerna oleh tubuh.

Demikianlah beberapa tips menjaga kesehatan sepanjang 30 hari bulan Ramadhan yang bisa kita terapkan. Mudahan kita selalu diberikan kesehatan. Amiin

Loading...
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here