Tips Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Tips Mengatasi Ruam Popok pada Bayi – Bunda menemukan adanya bintik-bintik merah pada bokong anak? Jangan khawatir karena itu merupakan gejala ruam popok yang sangat umum dialami oleh bayi-bayi di seluruh dunia.

Loading...

Ruam popok muncul karena adanya peradangan pada bagian yang tertutup popok, hal tersebut wajar terjadi karena adanya gesekan antara bokong bayi dengan popok. Namun jangan sampai bunda menghiraukannya ya, karena kemungkinan ruam popok akan semakin parah dan sulit untuk diatasi.

Jika ditangani dengan benar, ruam popok pada bayi akan hilang dengan sendirinya. Dalam artikel ini, kamu bisa menemukan tips-tips ruam popok pada bayi.

 

  • Tentang Ruam Popok pada Bayi

Sebelum membahas tentang tips-tips mengatasi ruam popok pada bayi, ada baiknya bunda mengetahui apa itu ruam popok. Ruam popok pada dasarnya merupakan gejala iritasi pada bagian kulit yang tertutup popok. Karena adanya ruam-ruam pada bokong, bayi menjadi sulit untuk ditenangkan dan sering menangis. Ruam popok juga sering disebut napkin dermatitis dan diaper dermatitis. Memang penyebab utama ruam popok adalah adanya gesekan antara popok dengan bokong, namun terdapat juga kemungkinan penyebab-penyebab lainnya. Banyak orang menyangka bahwa ruam popok disebabkan karena orang tua tidak memperdulikan kesehatan anaknya, padahal ruam popok merupakan kondisi yang sangat umum dialami bayi.

 

Penyebab Ruam Popok pada Bayi

Penting sekali bagi seorang ibu mengetahui penyebab-penyebab adanya ruam popok pada bayi. Dengan mengetahui penyebab-penyebabnya, seorang ibu bisa mencari metode pencegahan terbaik untuk anaknya. Berikut beberapa penyebab ruam popok pada bayi:

  • Alergi

Perlu kamu ketahui, bayi dengan tingkat sensitivitas tinggi dapat mengalami ruam popok. Gejala alergi biasanya muncul saat bokong bayi terkena sabun, bedak ataupun permukaan popok itu sendiri.

  • Iritasi

Penyebab ruam popok lainnya adalah adanya iritasi pada bokong bayi. Iritasi tersebut muncul karena bayi terlalu lama menggunakan popok atau terkena sisa-sisa urin ataupun tinja.

  • Infeksi

Selain itu ruam popok juga bisa terjadi karena adanya infeksi pada bagian bokong bayi.

  • Diare

Bayi yang diberi makanan jenis baru oleh ibunya kemungkinan besar akan mengalami diare, dan frekuensi poop juga semakin sering.

 

Tips-tips Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Setelah mengetahui penyebab-penyabab ruam pokok, kamu pasti tahu bahwa intinya adalah bokong bayi harus tetap higienis jika ingin terhindar dari ruam popok. Tips-tips dibawah ini dapat membantu Anda mengatasi ruam popok pada bayi:

  • Salah satu penyebab adanya ruam popok adalah terlalu lamanya popok menempel pada bokong bayi. Jadi untuk menghindari ruam pokok, ibu harus mengganti popok dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama. Idealnya adalah dua jam sekali atau setelah bayi poop.
  • Jangan lupa setelah popok diganti, bersihkan bagian bokong bayi menggunakan krim anti ruam.
  • Untuk menghindari ruam popok, sebaiknya bayi jangan terlalu sering memakai popok.
  • Saat mengganti popok, kamu bisa mengoleskan lap yang telah dimasukan pada air hangat. Hal tersebut untuk menghindari adanya bakteri jahat yang menempel pada bokong bayi.
  • Untuk menghindari adanya gesekan, sebaiknya pasang popok agak longgar.
  • Jangan tempatkan bayi pada ruangan yang pengap dan panas.
  • Saat mengganti popok, pastikan permukaan bokong bayi sudah mengering sepenuhnya.
  • Hindari penggunaan bedak atau cornstarch karena hanya akan membuat bokong bayi menjadi panas dan tidak nyaman.
  • Selalu jaga kondisi bokong bayi agar tetap higienis.
Loading...
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here