Ide Tempat Wisata Favorit di Bandung yang Wajib Dikunjungi

Tempat Wisata Favorit di Bandung

Tempat Wisata Favorit di Bandung – Bandung merupakan salah satu destinasi wisata di Indonesia yang menawarkan berbagai jenis tempat wisata unik yang sayang untuk dilewatkan begitu saja. selain Bogor, Bandung merupakan kawasan wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya saat liburan di akhir pekan.

Bagi warga Jakarta, memaksimalkan jalan tol adalah pilihan terbaik untuk menikmati beberapa destinasi yang ada di kota kembang ini. Berbeda lagi bagi para pengunjung di luar kota yang tidak berasal dari Jakarta dapat mengunakan transfortasi darat (kereta api) untuk bersua di tempat ini.

Saat Arwini.com dan kawan-kawan menyambangi kota Bandung, ada banyak nuansa baru yang belum kami temukan di kota lain. Perbedaan tersebut tidak lain disebabkan oleh kesadaran dari semua elemen masyarakat dalam mengembangkan daerah mereka.

Inilah yang kami temukan di kota ini, kesadaran sebagai kota wisata terlihat dari para pengelolah yang serius dalam membenahi infrastruktur, akomodasi serta fasilitas di kawasan wisata ini.

Berdasarkan pengalaman kami, kota ini sangat ramai dikunjungi saat akhir pekan, sehingga bagi kamu yang berencana melakukan kegiatan parawisata ke kta Varis Van Java ini, kami menyarankan untuk memilih selain waktu tersebut.

Di antara sekian banyak tempat wisata yang ada, berikut ini adalah 5 tempat wisata favorit di Bandung yang sebaiknya Anda kunjungi.

1. Kawah Putih Ciwidey

Bagi pecinta wisata alam, keberadaan Kawah Putih Ciwidey bisa menjadi salah satu lokasi wisata favorit yang wajib dikunjungi. Tempat wisata ini terletak di Ciwidey, yang berjarak sekitar 50 kilometer di selatan Bandung.

Sesuai dengan namanya, destinasi wisata ini menyajikan pemandangan alam yang menakjubkan, berupa kawah vulkanik pada tanah yang berwarna putih akibat pengaruh belerang di dalamnya.

Karena kandungan belerangnya yang cukup tinggi, pada zaman penjajahan Belanada pernah dibangun pabrik belerang di kawasan ini yang dikenal dengan nama Zwavel Ontgining Kawah Putih dan berubah nama menjadi Kawah Putih Kenzanka Gokoya Ciwidey di masa pendududkan Jepang. Dan salah satu daya tarik tempat wisata ini adalah warna pada air kawah yang selalu berubah.

Fasilitas di kawasan wisata ini cukup lengkap, meliputi area parkir, tempat ibadah, pusat pelayanan informasi, transportasi transit dan kuliner. Untuk sampai ke lokasi wisata dibutuhkan waktu sekitar 20-30 menit dari Ciwedey. Dan karena jarak yang cukup jauh dan menanjak dari pintu masuk, wisatawan dianjurkan untuk menggunakan kendaraan. Namun demikian akses jalan yang sempit tidak memungkinkan rombongan besar menggunakan bus, wisatawan bisa memanfaatkan kendaraan khusus yang disediakan di area parkir.

Kawasan wisata alam ini buka mulai jam 07.00 WIB-17.00 WIB setiap hari dengan tarif masuk Rp 150.000 untuk mobil sampai ke lokasi Kawah Putih, sedangkan untuk sepeda motor Rp 35.000 dan Rp 15.000 per orang.

Gunung Tangkuban Perahu

Kawasan wisata ini terletak di Lembang yang berjarak sekitar 20 km di utara kota Bandung. Gunung berapi ini terkenal dengan legenda Sangkuriang yang bentuknya menyerupai perahu yang terbalik.

Gunung ini tercatat masih aktif, namun demikian relatif aman untuk dikunjungi. Sebaiknya Anda menggunakan masker penutup mulut untuk meminimalisir aroma gas belerang yang menyengat.

Setidaknya ada tiga kawah yang bisa Anda nikmati di lokasi wisata ini, yaitu Kawah Upas, Kawah Ratu, dan Kawah Domas. Salah satu keindahan alam yang menjadi daya tarik adalah keberadaan kebun teh di lereng gunung yang sering dijadikan lokasi pemotretan maupun syuting film.

Di kawasan wisata ini kendaran boleh naik sampai ke kawasan kawah dengan fasilitas area parkir yang cukup luas. Adapun untuk wisatawan domestik tarif masuk sebesar Rp 13.000, sedangkan wisatawan asing sebesar Rp 50.000.

Air Panas Ciater

Kawasn wisata Air Panas Ciater terletak di perbatasan Subang dan Bandung, sedangnkan sumber air panasnya berasal dari Gunung Tangkuban Perahu yang bersuhu sekitar 43 derajat Celcius.

Pemandian air panas ini menjadi sangat menarik karena dengan berendam di air panas tersebut dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, mulai dari penyakit kulit, persendian, tulang, hingga darah tinggi dan stroke.

Fasilitas di lokasi wisata ini cukup lengkap, seperti kolam pemandian, kawasan untuk berkemah, pemancingan, berkuda, mendayung, golf dan tennis, serta aneka wahana permainan. Di kawasan wisata ini Anda juga bisa menikmati menu khas Ciater berupa sop kelinci maupun sate kelinci. Dan nanas menjadi buah unggulan di wilayah ini. Air Panas Ciater buka setiap hari, mulai jam 08.00 WIB-16.00 WIB dengan tiket masuk sebesar Rp 14.000.

Trans Studio Bandung

Trans Studio Bandung merupakan jenis wisata yang menyuguhkan sensasi aneka permainan di dalam ruangan, bisa dikatakan Dufan versi indoor. Dengan lebih dari 20 permainan seru, lokasi wisata ini diklaim sebagai salah satu wahana permainan di dalam ruangan yang terbesar di dunia. Kawasan wisata ini tentu sangat cocok bagi Anda yang ingin merasakan berbagai jenis permaianan tanpa khawatir akan kehujanan atau kepanasan.

Fasilitas di lokasi wisata ini cukup lengkap karena selain menyatu dengan mall, lokasi ini juga menyatu dengan 2 hotel berkelas internasional. Untuk masuk lokasi ini pengunjung tidak diperbolehkan membawa makanan, karena di dalam studio telah menanti resto dan kafe yang akan memanjakan lidah Anda.

Kawasan wisata ini buka mulai jam 10.00 WIB-21.00 WIB untuk hari Senin-Jum’at. Sedangkan hari Sabtu, Minggu, dan hari libur lain buka mulai jam 09.00 WIB-22.00 WIB. Untuk tiket masuk diberlakukan tarif yang berbeda, yaitu hari Senin-Jum’at Rp 150.000, sedangkan hari Sabtu, Minggu dan hari libur Rp 250.000.

De Ranch

Di kawasan wisata ini Anda akan diajak merasakan petualangan sebagai cowboy lengkap dengan kostum dan kudanya. Anda akan ditemani oleh pemandu untuk berkeliling kawasan wisata De Ranch.

Lokasi wisata yang terletak di Lembang ini buka setiap hari, kecuali hari Senin dengan jam operasional mulai pukul 09.00 WIB-17.00 WIB. Untuk harga tiket berkisar antara Rp 15.000-Rp200.000 tergantung wahana permainan. Fasilitas permainan yang ditawarkan antara lain berkuda, naik delman, panahan, gold hunter, dan fun boat.

Kebun Binatang Bandung

Kebun Binatang kota kembang ini pada mulanya disebut Derenten Bandung yang depelpori oleh Hoogland direktur bank Dennis namun saat itu bernama BZP (Bandung Zoological Park). Hingga tahun 1957 berganti nama menjadi Yayasan Marga Satwa Tamansari.

Saat kamu berkunjung ke sini, ada beberapa wahana rekreasi yang dapat kamu coba, di antaranya taman bermain, perahu bebek (kolam), hingga Plying Fox. Menurut pengelola setempat, bagi para peneliti yang ingin meneliti beberapa jenis flora dan fauna akan diberikan izin untuk tujuan yang lebih baik.

Monumen Bandung Lautan Api

merupakan monumen yang menjadi markah tanah Bandung. Monumen ini setinggi 45 meter, memiliki sisi sebanyak 9 bidang. Monumen ini dibangun untuk memperingati peristiwa Bandung Lautan Api, dimana terjadi pembumihangusan Bandung Selatan yang dipimpin oleh Muhammad Toha.

Monumen ini berada di tengah-tengah kota yaitu terletak di kawasan Lapangan Tegallega. Monumen ini menjadi salah satu monumen terkenal di Bandung. Monumen ini menjadi pusat perhatian setiap tanggal 23 Maret mengenang peristiwa Bandung Lautan Api.

Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat

Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju) adalah Museum Sejarah Perjuangan Rakyat Jawa Barat, di Tatar Pasundan atau Parahyangan. Monumen diresmikan penggunaanya oleh Gubernur Jawa Barat, Raden Nana Nuriana pada tanggal 23 Agustus 1995.

Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat terletak di Jalan Dipati Ukur No. 48, Kota Bandung. Lokasinya berhadapan dengan Gedung Sate dan di depan Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Kota Bandung. Monumen berdiri di atas tanah seluas ± 72.040 m² dan luas bangunan ± 2.143 m². serta model bangunannya, berbentuk bambu runcing yang dipadukan dengan gaya arsitektur modern. Monumen diresmikan penggunaanya oleh Gubernur Jawa Barat, R. Nuriana pada tanggal 23 Agustus 1995.

Monju memiliki koleksi hanya berupa 7 buah diorama pada ruang pameran tetap, dan tidak sebanding dengan luas ruangan pameran tetap, sehingga banyak area pameran tetap yang masih kosong belum terisi koleksi. Ada pun koleksi diorama pada ruang pameran tetap tersebut adalah:

1. Diorama Perjuangan Sultan Agung Tirtayasa Bersama Rakyat Menentang Kolonial Belanda Tahun 1658
2. Diorama Partisipasi Rakyat Dalam Pembangunan Jalan di Sumedang
3. Diorama Perundingan Linggarjati 1946
4. Diorama Bandung Lautan Api 24 Maret 1946
5. Diorama Long Mach Siliwangi Januari 1949
6. Diorama Konfrensi Asia Afrika di Bandung 1955
7. Diorama Operasi Pagar Betis (Operasi Brata Yuda) 1962.

Di samping itu terdapat relief pada bagian dinding depan Monju. Relief ini menceritakan sejarah perjuangan rakyat Jawa Barat mulai dari masa kerajaan, masa pergerakan, masa kemerdekaan, dan masa mempertahankan kemerdekaan dalam melawan penjajahan baik Belanda, Inggris dan Jepang.

Selain itu Monju dilengkapi pula oleh ruang audiovisual, dan ruang perpustakaan yang akan digunakan sebagai sarana dalam memberikan informasi sejarah perjuangan rakyat Jawa Barat bagi pengunjung. Akan tetapi untuk bahan informasi melalui audiovisual masih belum memadai. Monju juga mempunyai halaman yang luas, mushola, dan toilet yang nyaman untuk memberikan pelayanan bagi pengunjung.

Gedung Sate

Gedung Sate, dengan ciri khasnya berupa ornamen tusuk sate pada menara sentralnya, telah lama menjadi penanda atau markah tanah Kota Bandung yang tidak saja dikenal masyarakat di Jawa Barat, namun juga seluruh Indonesia bahkan model bangunan itu dijadikan pertanda bagi beberapa bangunan dan tanda-tanda kota di Jawa Barat. Misalnya bentuk gedung bagian depan Stasiun Kereta Api Tasikmalaya. Mulai dibangun tahun 1920, gedung berwarna putih ini masih berdiri kokoh namun anggun dan kini berfungsi sebagai gedung pusat pemerintahan Jawa Barat.

Gedung Sate telah menjadi salah satu tujuan obyek wisata di kota Bandung. Khusus wisatawan manca negara banyak dari mereka yang sengaja berkunjung karena memiliki keterkaitan emosi maupun history pada Gedung ini. Keterkaitan emosi dan history ini mungkin akan terasa lebih lengkap bila menaiki anak tangga satu per satu yang tersedia menuju menara Gedung Sate. Ada 6 tangga yang harus dilalui dengan masing-masing 10 anak tangga yang harus dinaiki.

Keindahan Gedung Sate dilengkapi dengan taman disekelilingnya yang terpelihara dengan baik, tidak heran bila taman ini diminati oleh masyarakat kota Bandung dan para wisatawan baik domestik maupun manca negara. Keindahan taman ini sering dijadikan lokasi kegiatan yang bernuansakan kekeluargaan, lokasi shooting video klip musik baik artis lokal maupun artis nasional, lokasi foto keluarga atau foto diri bahkan foto pasangan pengantin.

Khusus di hari minggu lingkungan halaman Gedung Sate dijadikan pilihan tempat sebagian besar masyarakat untuk bersantai, sekedar duduk-duduk menikmati udara segar kota Bandung atau berolahraga ringan.

Loading...
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here