Pengaruh Perubahan Hormon Saat Menstruasi

13248
Pengaruh Perubahan Hormon Saat Menstruasi
Pengaruh Perubahan Hormon / Trendingpost.net

Arwini.com, Pengaruh Perubahan Hormon saat Menstruasi – Haid merupakan peristiwa yang lazim dialami oleh seorang wanita dengan siklus normal berkisar antara 21-35 hari. Siklus menstruasi yang datang sekali sebulan menimbulkan berbagai macam perubahan pada wanita, baik fisik maupun perubahan mental.

Tidak jarang kita temukan dalam kurung waktu tertentu seorang wanita memiliki bad mood, gampang tersinggung bahkan sering marah. Hal ini adalah kondisi normal yang erat kaitannya dengan proses menstruasi yang sedang berjalan.

Meskipun hal ini biasa dialami wanita, tidak sedikit dari mereka yang mengabaikan peristiwa penting ini, merasa acuh terhadap perubahan yang tiba-tiba muncul, mengabaikan rasa sakit yang sedang diderita bahkan banyak yang berdiam diri di rumah saat tamu bulanan ini berkunjung.

Menstruasi yang terjadi sebulan sekali, tentu tidak terlepas dari pengaruh hormonal dalam tubuh seorang wanita, lalu bagaimanakah perubahan hormon yang terjadi saat menstruasi? Apa saja yang akan dirasakan saat perubahan hormon terjadi? Apa yang seharusnya dilakukan?

Untuk menjawab pertanyaan ini akan kami ketengahkan di awal, hormon apa saja yang akan berdatangan saat fase menstruasi sedang berlangsung.

5 Hormon yang Berpengaruh pada Menstruasi

Secara umum siklus menstruasi bisa dibagi ke dalam beberapa fase dimana pada fase tersebut diperngaruhi oleh 5 hormon berikut ini:

  • Hormon Estrogen

Hormon Estrogen merupakan hormon yang memiliki peran penting dalam siklus reproduksi wanita terutama saat ovulasi.  Hormon yang diproduksi oleh ovarium ini turut berpengaruh dalam perubahan tubuh pada saat pubertas dan memiliki peran dalam pembentukan kembali lapisan dinding rahim pasca menstruasi.

  • Hormon Progesteron

Hormon progesteron bersama-sama dengan estrogen berfungsi dalam menjaga kehamilan dan siklus menstruasi.  Sama halnya dengan estrogen, hormon ini juga diproduksi oleh ovarium dan berperan dalam pembentukan atau penebalan dinding rahim.

  • Hormon pelepas Gonadotropin

Hormon yang diprosuksi oleh otak ini berfungsi dalam merangsang tubuh sehingga mampu menghasilkan hormon LH dan FSH.

  • LH (Leutenizing Hormone)

Hormon ini memiliki peran dalam merangsang ovarium dalam menghasilkan sel telur serta proses ovulasi.

  • Hormon perngsang folikel (FSH)

Hormon ini diproduksi oleh kelenjar pituatari yang terletak pada bagian bawah otak dan berfungsi dalam membantu sel telur matang di ovarium dan siap untuk dilepaskan.

Pengaruh Perubahan Hormon Saat Menstruasi

Perubahan hormon yang terjadi pada wanita tidak dapat dihentikan begitu saja, namun dengan mengetahui tahapan perubahan tersebut, setidaknya kita memiliki gambaran apa yang terjadi di dalam tubuh kita.

Lebih jauh, pemahaman ini dapat kita gunakan untuk mempersiapkan diri dalam menangani kemungkinan buruk yang akan terjadi. Atau bahkan dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit yang timbul saat menstruasi sedang berlangsung.

1. Fase 4 Minggu Sebelum Menstruasi

Empat minggu sebelum menstruasi, FSH dan LH akan dilepaskan oleh kelenjar pituatari ke dalam aliran darah sebagai tanda bagi ovarium untuk melepaskan sel telur.

Ketika tanda atau isyarat tersebut diterima oleh ovarium, maka ovarium akan segera melepaskan sel telur yang telah matang ke tuba falopi atau saluran indung telur.

Dibutuhkan waktu beberapa hari bagi sel telur untuk mencapai rahim dari saluran indung telur, dan selama perjalanan tersebut produksi estrogen dalam ovarium mengalami peningkatan untuk mempersiapkan penebalan dinding rahim sebagai tempat embrio menempel jika terjadi pembuahan.

2. Fase 14-10 hari Menjelang Menstruasi

Ketika rahim mempersiapkan jaringan dan asupan darah, indung telur mulai melepaskan hormon progesteron yang bisa berpengaruh pada meningkatnya suhu tubuh dan melebarnya saluran ASI pada payudara sehingga terasa sedikit nyeri saat tersentuh atau terlihat lebih besar.

Adanya hormon progesteron memungkinkan munculnya gangguan sirkulasi kimia pada otak termasuk hormon seretonin yang berhubungan dengan mood, akibatnya emosi seorang wanita cenderung mudah marah dan sensitif.

Kondisi inilah yang kemudian dikenal dengan PMS (Premenstrual Syndrome).  Meski demikian masing-masing wanita bisa mengalami kondisi yang berbeda terkait PMS.

Selain itu, selama mempersiapkan rahim kerja sama hormon estrogen dan progesteron  menyebabkan usus dalam kondisi rileks sehingga produksi gas meningkat dan cenderung kembung.  Hal ini juga erat kaitannya dengan keinginan seorang wanita untuk terus makan pada fase ini.

3. Fase Menstruasi

Ketika waktu berlalu selama kurang lebih 21-35 hari dan sel telur tidak dibuahi, maka produksi estrogen dan progesteron mengalami penurunan, dan pada saat yang bersamaan uterus mulai melepaskan hormon prostaglanding yang berfungsi dalam membantu pelepasan jaringan serta darah ekstra yang telah menumpuk di dalam rahim.

Hormon ini mendorong otot rahim untuk berkontraksi sehingga perut terasa sakit hingga menimbulkan mual pada sebagian wanita. Otot rahim yang berkontraksi berfungsi dalam mendorong dan mengeluarkan lapisan dinding rahim yang menebal sebelumnya agar luruh menjadi darah menstruasi.

4. Fase Menstruasi Selesai

Pada saat menstruasi berakhir, keadaan emosi yang terjadi akibat ketidakseimbangan hormonal pun berakhir dengan sendirinya.  Namun demikian tubuh akan memulai siklus kembali dengan pelepasan sel telur dari indung telur sehingga terjadi fase-fase menstruasi seperti sebelumnya.

Baca Juga: Pengaruh Fase Menstruasi Bagi Perkembangan Wanita

Apa yang dilakukan Saat Perubahan Hormon Terjadi?

Informasi mengenai perubahan hormon yang terjadi saat menstruasi tersebut berguna bagi wanita untuk mengetahui fase-fase di dalam menstruasi, dengan begitu bisa mengantisipasi kemungkinan PMS yang dialami menjelang menstruasi.

Antisipasi tersebut dapat berupa menghindari atau memperbanyak makanan tetentu, mengurangi aktivitas yang memberatkan, memperbanyak olahraga yang disarankan, atau bahkan mengurangi interaksi yang dapat menimbulkan ketersinggungan.

Loading...
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here