Benarkah Minus Vitamin D memicu Preeklampsia saat Hamil?

2047
Minus Vitamin D memicu Preeklampsia

Arwini.com – Nutrisi yang tepat dan makan dengan baik saat sedang hamil maupun sedang menyusui sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Selain nutrisi, vitamin D adalah salah satu jenis makanan sehat yang diwajibkan bagi ibu hamil. Jika bunda┬átidak mengkonsumsi vitamin D yang cukup, maka akan berpengaruh pada tulang bayi menjadi lembut dan lebih rentan terhadap kerusakan.

Strategi yang paling penting dalam membentuk tulang sehat adalah diet yang penuh dengan makanan berkualitas tinggi, organik, dan biodynamic. Hal ini dapat meningkatkan kepadatan tulang secara alami dan menurunkan risiko pengembangan osteoporosis.

Selain mengkonsumsi makanan dengan ciri-ciri di atas, hindari makanan dengan ciri-ciri berikut makanan olahan/kemasan, makanan yang mengandung bahan pestisida, insektisida dan herbisida.

Beberapa petani maupun tukang kebun membunuh hama dengan pestisida, hal itu akan mempengaruhi nutrisi maupun vitamin dalam sebuah makanan. Kekurangan nutrisi maupun vitamin dalam sebuah makanan dapat ditandai dengan memperhatikan kualitas buah yang dikonsumsi.

Benarkah Kekurangan Vitamin D berbahaya bagi Ibu Hamil?

Preeklampsia adalah suatu kondisi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi, kadang dengan retensi cairan, jumlah protein dalam urin tidak normal, bahkan sedikit peningkatan tekanan darah mungkin menjadi tanda Preeklampsia. Jika penyakit ini tidak diobati, maka dapat menyebabkan komplikasi untuk ibu dan bayi. Preeklampsia sering terjadi selama kehamilan pertama.

Dokter dan ilmuwan tidak memiliki kesepakatan mengenai berapa banyak vitamin D yang dibutuhkan setiap bulannya selama kehamilan. Sebenarnya banyak suplemen vitamin D yang dijual bebas di sekeliling bunda, sehingga mudah deproleh. Namun apakah suplemen vitamin tersebut tidak dicampur dengan bahan kimia lain?

Jika hal itu terjadi malah akan memperburuk keadaan dan tidak memberikan solusi. Dari beberapa lembaga kesehatan dunia kami mencantumkan anjuran kadar vitamin D bagi ibu hamil yang di rekomendasikan untuk dikonsumsi tiap bulannya:

1. Dewan vitamin D: 4.000-6.000 IU per hari
2. Endocrine Society: 1.500-2.000 IU per hari
3. Makanan dan gizi: 600 per hari

Pengaruh Vitamin D bagi Ibu Hamil

Jika ibu hamil tidak mendapatkan vitamin D yang cukup, juga bisa diartikan bahwa bayi mengalami hal serupa. Berikut beberapa pertanyaan yang harus dipertimbangkan.

  • Apakah ASI mengandung vitamin D?
  • Bagaimana memperoleh vitamin D?

Kebanyakan wanita di Amerika tidak memiliki vitamin D yang cukup saat sedang hamil. Jika wanita hamil mengalami penyakit obesitas, menghabiskan banyak waktu di dalam ruangan atau memiliki pekerjaan dibawah sinar matahari terik (berkulit gelap), kemungkinan dia kekurangan vitamin D.

Kekurangan vitamin D umumnya akan mengalami gejala penyakit seperti gangguan mental (skizofrenia), menjadi awal gejala autisme, mempengaruhi pertumbuhan tulang bayi, dan penyakit lain yang dapat ditimbulkan kemudian hari.

Sehat tidaknya ibu hamil selama mengandung hingga melahirkan ditentukan dengan aktivitas dan makanan yang dikonsumsi. Hal itupun tidak memberikan jaminan jika tidak dilakukan secara benar, untuk itu sangat dianjurkan selalu mencari tau apa saja yang harus dan tidak boleh dilakukan selama masa kehamilan. Mudahan Artikel Kekurangan Vitamin D memicu Bahaya (Preeklampsia) Selama Kehamilan dapat membantu. Semoga bermanfaat

Loading...
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here