Lakukan Hal Ini saat Anak Bertanya tentang Menstruasi!

Waku yang tepat Menjelaskan Menstruasi Pada Anak
Tips Menjelaskan Menstruasi pada Anak (Foto: drprem.com)

Arwini.com, Lakukan Hal Ini saat Anak Bertanya tentang Menstruasi – Mungkin Anda merasa sedikit kaget bahkan bingung ketika anak menanyakan perihal pembalut yang tak sengaja dilihatnya di lemari atau ketika anak menanyakan dengan rasa cemas mengapa ada noda darah pada rok kakaknya yang sudah remaja.

Anda tidak perlu khawatir karena hal itu adalah pertanyaan yang wajar dan sebagai orangtua sudah seharusnya memberikan penjelasan yang tepat.  Nah, berikut ini adalah tips bagaimana menerangkan tentang menstruasi pada anak yang bisa Anda coba.

1. Bicarakan Sedini Mungkin dengan Cara yang Bijak

Siapapun yang memiliki anak perempuan, penjelasan mengenai menstruasi bisa dilakukan sedini mungkin dengan cara yang bijak tanpa membebani pikiran anak dengan informasi yang berlebihan.

Kapan Mendiskusikan Menstruasi Pada Anak
Waktu yang Cocok Menjelaskan Menstruasi pada Anak (Foto: Kealthtap.com)

Anda bisa memilih waktu-waktu santai untuk membicarakan pengertian haid maupun proses mentruasi yang diawali dengan sedikit candaan dan berlanjut pada pembicaraan ringan dengan memberikan pemahaman seputar pubertas dan ciri-ciri yang menyertainya.

Menjelang pubertas atau di sekitar usia 9-10 tahun, anak sudah bisa diberikan pemahaman ringan terkait pertanyaan yang diajukan seputar menstruasi.

Jangan malu untuk mencontohkan diri sendiri ketika mengalami menstruasi pertama, dan berikan pengertian pada anak perempuan Anda bahwa dia pun kelak akan mengalami menstruasi seperti ibunya.

Anda juga bisa menjelaskan bahwa menjelang menstruasi, ada beberapa perubahan dalam tubuh yang tidak perlu dikhawatirkan, karena hal itu adalah proses alamiah yang terjadi pada setiap perempuan.

Sebagai contoh, pada usia menjelang menstruasi tubuh akan mengalami perubahan di payudara yang terlihat lebih menonjol dan sering disertai rasa nyeri (baca: Gangguan Haid).  Anda juga bisa menjelaskan, pada usia tersebut akan mulai tumbuh bulu halus baik di ketiak maupun di organ vital sebagai tanda awal pubertas yang dialami.

2. Penjelasan Mengenai Menstruasi

Memberikan penjelasan mengenai menstruasi pada anak bisa dilakukan dengan cara yang lebih santai agar anak tidak takut jika suatu saat dirinya mengalami menstruasi pertama kali.

Anda bisa menjelaskan bahwa menstruasi merupakan kondisi keluarnya darah dari organ vital wanita karena luruhnya lapisan pada dinding rahim, dan biasanya menstruasi dialami pertama kali oleh anak perempuan di usia 11-14 tahun walaupun ada kemungkinan bisa terjadi di usia sebelum atau sesudahnya tergantung dari kematangan alat reproduksi.

Untuk bisa memberikan pemahaman yang tepat kepada anak, maka penting bagi siapapun untuk membekali diri dengan banyak informasi terkait menstruasi agar bisa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh anak dengan tepat dan sesuai usianya.

Sebagai contoh, untuk menjelaskan pada anak yang masih berusia 5-6 tahun, Anda bisa memberikan penjelasan perihal pembalut yang dilihatnya di lemari dengan menjelaskan bahwa pembalut tersebut digunakan setiap bulan ketika menstruasi. Anda pun tidak perlu repot-repot menjelaskan secara detail jika anak Anda tidak menanyakannya lebih jauh.

Untuk usia yang lebih besar atau menjelang pubertas, Anda bisa memberikan penjelasan ringan mengenai menstruasi termasuk juga gejala yang sering menyertainya seperti PMS agar anak Anda lebih siap dan tetap tenang meski mengalami menstruasi untuk pertama kalinya. Anda juga bisa memberikan pemahaman terkait tips aman memilih pembalut atau yang lainnya.

3. Menjawab Pertanyaan Seputar Menstruasi

Anda bisa menjelaskan bagaimana menstruasi terjadi dengan penjelasan yang sederhana, yaitu luruhnya dinding rahim karena sel telur tidak dibuahi sehingga dikeluarkan melalui organ vital.

Saat anak menanyakan mengapa hanya perempuan yang mengalami menstruasi, maka bisa dijelaskan bahwa tubuh wanita dan laki-laki berbeda.  Dimana wanita memiliki rahim yang memungkinkan wanita untuk hamil dan memiliki bayi.  Sedangkan laki-laki tidak memiliki rahim, meski demikian pada laki-laki juga terjadi perubahan pada tubuhnya ketika mengalami pubertas, seperti berubahnya suara dan tumbuhnya kumis.

Apa itu PMS?  Anda pun perlu menjelaskan Premenstrual Syndrome (PMS) kepada anak Anda agar lebih siap ketika suatu saat mengalaminya.  Berikan penjelasan bahwa PMS biasa terjadi menjelang menstruasi berupa perubahan fisik maupun emosi karena pengaruh perubahan hormon.  Berikan pengertian juga bahwa kondisi ini sebenarnya tidak terjadi setiap kali dan tidak semua wanita mengalami PMS.

Penting juga untuk mengingatkan anak agar selalu menjaga kebersihan organ vitalnya, baik sebelum mengalami menstruasi maupun setelah mengalaminya.  Seperti cara membasuh yang benar saat buang air kecil maupun buang air besar, yaitu dengan arah ke belakang dan bukan ke depan.

Selain itu bagaimana menggunakan pembalut dengan benar dan sebisa mungkin segera mengganti pembalut ketika darah yang keluar sedang banyak-banyaknya.

Selengkapnya terkait informasi seputar menstruasi dapat Anda baca di link ini: http://www.arwini.com/tips-sehat/menstruasi/

Nah, sudah siapkah Anda untuk memberikan penjelasan mengenai menstruasi pada anak?

Loading...
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here