Wisata Kuliner Soto Sulung Stasiun Tugu, Sensasi Kuliner Legendaris Di Jogja

1491
ALamat Wisata Kuliner Soto Sulung Stasiun Tugu Jogja
Soto Sulung Stasiun Tugu Jogja (Foto: Cari-toko.com)

Arwni.com, Wisata Kuliner Soto Sulung Stasiun Tugu Jogja – Yogyakarta, selain kaya akan potensi wisata alam maupun budaya, kota ini juga memiliki kekayaan kuliner yang menggugah selera, sangat cocok bagi para traveller yang ingin menjelajahi kuliner khas di kota ini.

Berbagai menu sajian lezat bahkan telah melegenda karena sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Salah satu menu yang sangat populer di kalangan masyarakat Jogja hingga para traveller adalah menu Soto Sulung yang legendaris. Warung soto ini terletak di parkiran selatan Stasiun Tugu, tak heran jika kemudian tempat makan ini kondang dengan nama Soto Sulung Stasiun Tugu (baca: Sejarah Tugu).

Soto Sulung merupakan sajian khas dari Jawa Timur yang memiliki cita rasa bumbu yang kuat berpadu dengan kuah kaldu sapi yang gurih dan lezat. Adalah Malik Marjuddin (Alm), yang pertama kali membuka warung makan soto sulung ke Yogyakarta.

Sebagai orang Madura asli, Pak Marjuddin mengenalkan rasa soto sulung khas Madura kepada masyarakat Yogyakarta dengan membuka warung makan soto sulung.

Sebelum berjualan di kompleks Stasiun Tugu, Pak Marjuddin terlebih dulu membuka warung di depan Gedung Bank Indonesia, yang kala itu masih menjadi taman kota. Dan berselang satu tahun kemudian, Pak Marjuddin memutuskan untuk pindah ke Stasiun Tugu dan sejak saat itu berjualan soto sulung Madura hingga saat ini.

Nama soto sulung berasal dari nama jalan atau kampung Sulung yang ada di Surabaya, yang menjadi pusat kuliner soto khas Jawa Timur, seperti halnya di Yogyakarta kita mengenal Kadipiro yang terkenal dengan menu soto.

Pada masa muda, Pak Majuddin pernah tinggal di kampung Sulung, sehingga memiliki kemampuan dalam meracik bumbu soto sulung yang biasa dimasak olah orang-orang asli Madura yang bekerja di sana.

Akhirnya Pak Majuddin memutuskan untuk merantau ke Jogja, dan dengan kemampuan tersebut Pak Marjuddin mulai membuka warung makan soto sulung Madura di Yogyakarta sejak tahun 1968.

Saat ini menu soto sulung sudah sangat dikenal masyarakat Jogja, karena selain memiliki cita rasa yang lezat, soto ini juga disajikan dengan cara yang berbeda (Baca: Soto Betawi). Dimana nasi disajikan tersendiri dalam bungkusan kecil layaknya nasi kucing angkringan.

Dengan penyajian tersendiri, pengunjung bebas untuk menentukan berapa porsi nasi yang diinginkan. Selain itu isi soto pun berbeda dari yang lain, yaitu terdiri dari potongan daging, jeroan seperti babat dan usus serta telur rebus tanpa ada tambahan sayuran ataupun mie seperti soto kebanyakan.

Alamat Soto Sulung Stasiun Tugu Jogja
Gambar Soto Sulung Stasiun Tugu Jogja (Foto: Spotunik.com)

Kuah kuning dengan aroma kaldu yang gurih dipercantik dengan taburan bawang goreng dan daun seledri akan memanjakan lidah para penikmatnya. Ditambah dengan irisan dagingnya yang ekstra empuk karena diolah terlebih dulu sebelum dimasukkan ke dalam kuah soto.

Selain kuah kaldu yang gurih, perpaduan bumbu dan rempah yang kuat semakin menambah aroma sedap dan cita rasa dalam soto sulung tersebut.

Ada dua menu soto yang disajikan di warung makan Soto Sulung Madura Stasiun Tugu, yaitu soto campur (daging dan jeroan) yang bisa Anda nikmati dengan harga Rp 8.500 per porsi dan soto daging dengan harga Rp 12.500.

Anda pun bisa menambahkan telur jika mau, cukup dengan menambah Rp 2.500 untuk setiap butir telur rubus. Adapun untuk nasi, Anda bisa mengambil sesuai dengan porsi Anda dimana satu bungkus nasi seharga Rp 1.000. Untuk jam buka, warung soto ini buka mulai pukul 09.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Harga Semangkok Soto Sulung Stasiun Tugu Jogja
Ilustrasi Daftar Menu Harga (Lama) warung Soto Sulung Stasiun Tugu Jogja (Foto: Traveller.web.id)

Saat ini, usaha soto sulung tersebut telah beralih kepada anak-anak Pak Marjuddin. Untuk soto sulung di Stasiun Tugu dikelola oleh anak kelima Pak Marjuddin yang bernama Muhammad Ridwan.

Baca Juga: 14 Wisata Jogja yang Wajib Dikunjungi saat Liburan Tiba

Tidak hanya itu saja, soto sulung Madura Stasiun Tugu juga telah memiliki beberapa cabang di beberapa wilayah di Yoygakarta, seperti di Umbulharjo, Jalan Wates, Gedong Kuning dan beberapa daerah lainnya yang masing-masing dikelola oleh anak-anak dari Pak Marjuddin. Dari tujuh anak Pak Marjuddin, enam diantaranya meneruskan warisan berjualan soto sulung Madura.

Demikianlah ulasan mengenai Lokasi serta Harga Kuliner Soto Sulung Stasiun Tugu Jogja, yang dapat kamu coba saat berlibur di Jogja. Selamat Menikmati.

Loading...
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here