Normalkah Keluar Darah Hitam saat Menstruasi?

5998
Keluar Darah Hitam saat Menstruasi
Darah Hitam saat Menstruasi / Healthtap.com

Arwini.com, Keluar Darah Hitam saat Menstruasi – Menstruasi merupakan suatu kondisi yang lazim dialami oleh seorang wanita mulai dari usia sekitar 11-14 tahun dengan siklus normal 21-35 hari.  Meski demikian, rata-rata siklus menstruasi yang dialami oleh wanita berkisar 28 hari dengan frekuensi waktu dan volume darah yang bisa saja berbeda masing-masing individu.

Pada dasarnya darah menstruasi terdiri dari beberapa komponen, seperti jaringan dinding rahim, cairan darah, dan lendir.  Perubahan warna darah sangat mungkin terjadi selama menstruasi, bisa berwarna merah, coklat, bahkan hitam tergantung dari frekuensi, ketebalan dinding rahim dan faktor lain yang mempengaruhi. Jika komposisi darah lebih dominan, maka warna darah akan cenderung merah.

Lalu bagaimana jika darah menstruasi yang keluar berwarna hitam?  Apakah kondisi tersebut normal, berbahaya atau perlu dikhawatirkan? 

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, pada paragraf selanjutnya akan kami jelaskan secara runtut.

Pada dasarnya perubahan warna darah saat menstruasi terbilang normal, dimana warna merah pada darah bisa berubah menjadi coklat hingga coklat kehitaman bahkan bisa berupa gumpalan darah yang menghitam.

Kondisi ini yang sering menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan sistem reproduksi wanita.

Darah menstruasi yang berwarna merah bisa memudar menjadi cenderung kecoklatan jika komposisi lendir lebih dominan, sementara jika jaringannya lebih banyak maka bisa memungkinkan darah yang keluar saat menstruasi berwarna hitam.

Kondisi ini juga bisa dipengaruhi oleh riwayat kesehatan dari wanita yang mengalami menstruasi, seperti misalnya ketika wanita tersebut anemia maka darah menstruasi yang keluar cenderung lebih kehitaman.  Dengan demikian Anda tidak perlu khawatir jika darah menstruasi yang keluar berwarna hitam, selama masih dalam kriteria menstruasi normal.

Selain itu, keluarnya darah hitam saat menstruasi juga bisa terjadi karena darah menstruasi tersimpan lama di dalam rahim dan tidak segera dikeluarkan, kondisi ini umum terjadi di akhir menstruasi atau pada pagi hari setelah bangun tidur.

Sedangkan pada anak perempuan yang baru pertama kali mengalami menstruasi, darah berwarna hitam juga lazim terjadi di antara siklus menstruasi.  Dan pada wanita yang menggunakan alat kontrasepsi, warna darah menstruasi hitam juga lazim dialami, sehingga tidak perlu dikhawatirkan.

Adapun beberapa kondisi yang perlu dikhawatirkan dengan perubahan darah saat menstruasi berkaitan dengan hal-hal berikut, seperti dilansir dari WebMD:

Keguguran

Pada wanita yang mengalami keguguran, darah yang keluar saat menstruasi bisa berbentuk gumpalan darah dengan kecenderungan warna abu-abu, sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pastinya.

Fibroid

Tumor jinak yang ada di dalam rahim sering menimbulkan perubahan darah saat menstruasi, seperti misalnya volume darah yang berlebihan termasuk gumpalan darah yang menghitam dalam jumlah yang banyak.

Ketidakseimbangan hormonal

Ketidakseimbangan hormon setrogen dan progesteron di dalam tubuh bisa menimbulkan penebalan lapisan dinding rahim yang tidak normal, dan kondisi ini berpengaruh pada volume darah yang banyak disertai gumpalan hitam.

Ketidakseimbangan hormonal bisa terjadi karena beberapa faktor, diantaranya menopause, efek samping obat-obatan tertentu, perubahan berat badan secara drastis, dan ukuran uterus yang tidak normal.

Kemungkinan flek hitam sebagai tanda kehamilan

Ada kalanya seorang wanita tidak menyadari bahwa flek hitam yang muncul merupakan tanda awal kehamilan.  Bahkan sebagian wanita tidak mampu membedakan flek hitam sebagai tanda kehamilan dengan menstruasi yang juga diawali dengan munculnya flek hitam.

Biasanya flek hitam sebagai tanda kehamilan muncul sekitar beberapa hari menjelang siklus menstruasi atau sekitar 8-10 hari setelah terjadinya pembuahan.

Pada umumnya warna darah yang menandakan adanya kehamilan menyerupai bercak berwarna coklat hingga coklat kehitaman bahkan hitam (baca: Flek Hitam Ibu Hamil).  Dan biasanya dialami oleh 20-30 persen wanita di awal kehamilannya dengan frekuensi sekitar 1-2 hari.

Flek hitam ini akan berhenti dengan sendirinya, namun demikian jika kondisi tersebut berlanjut dan dikhawatirkan akan adanya gangguan kehamilan sebaiknya segera memeriksakan diri dan konsultasi pada dokter kandungan untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Meskipun warna hitam pada darah menstruasi terbilang normal, namun jika kondisi tersebut disertai dengan siklus haid tidak teratur bahkan perdarahan di luar siklus menstruasi, kondisi tubuh yang mudah lelah dan pucat serta pusing selama menstruasi maka sebaiknya melakukan pemeriksaan medis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

SHARE

1 COMMENT

  1. Saya mau tanya ne mbak, saya menikah udah hampir 2 tahun, tpi blum juga di kasih momongan, ya emang sih, haid saya gk teratur, tpi ketika saya haid di awal hari di tandai dengan keluar hitam kecoklatan, dan hari kedua udah normal darah merah biasa dan berselang 4 hari dah bersih. Penyebab saya sampai sekarng blum d kasih momongan kira2 apa ya mbak ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here