Kapan Sebaiknya Mengkonsumsi Obat Telat Datang Bulan?

282
Kapan Sebaiknya Mengkonsumsi Obat Telat Datang Bulan
Kapan Sebaiknya Mengkonsumsi Obat Telat Datang Bulan / Healthtap.com
Advertisement
Loading...

Arwini.com, Kapan Sebaiknya Mengkonsumsi Obat Telat Datang Bulan?– Siklus menstruasi yang tidak teratur seringkali menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi seorang wanita.

Telat datang bulan bahkan sering diidentikkan dengan kemungkinan adanya kehamilan.  Sehingga bagi seorang wanita yang khawatir hamil karena belum menginginkan momongan atau ingin fokus dulu dengan anak-anak yang masih kecil kemudian mengkonsumsi obat telat datang bulan untuk mengatasi permasalahannya tersebut.

Sebelum Anda memutuskan untuk mengkonsumsi obat telat datang bulan, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu mengapa menstruasi yang seharusnya sudah dialami belum datang.

Pada umumnya seorang wanita akan mengalami menstruasi sekitar 11-13 kali dalam satu tahun, dengan demikian jika Anda mengalami telat datang bulan maka frekuensi siklus menstruasi cenderung lebih sedikit.

Selain karena kehamilan, penyebab telat datang bulan juga bisa terjadi karena beberapa faktor berikut ini:

Advertisement
Loading...

1. Stress

Pada saat mengalami tekanan stress, produksi hormon di dalam tubuh juga ikut terpengaruh, dimana jumlah hormon GnRH (Gonadotropin Releasing Hormone) yang berperan dalam siklus menstruasi menurun sehingga mengganggu proses ovulasi dan siklus menstruasi menjadi terganggu.

Berpikir positif dan tetap relaks bisa menjadi solusi yang tepat jika telat datang bulan disebabkan oleh tekanan stress.

2.Berat badan yang tidak normal

Tubuh yang terlalu gemuk atau bahkan terlalu kurus bisa memungkinkan seorang wanita mengalami telat datang bulan.  Dimana hormon di dalam tubuh mengalami perubahan secara drastis sehingga siklus menstruasi menjadi tidak normal atau bahkan bisa terhenti sama sekali seperti pada Anemorrhea.

Telat datang bulan akibat berat badan tidak normal bisa diatasi dengan menjaga pola makan agar berat badan tetap proporsional.

3. Alat kontrasepsi

Metode kontrasepsi menggunakan pil atau suntik KB biasanya berpengaruh pada perubahan hormonal, karena kedua alat kontrasepsi tersebut mengandung hormon yang mampu mencegah pelepasan sel telur.  Efek telat datang bulan bahkan masih mungkin dialami setelah tidak menggunakan alat kontrasepsi tersebut.

4. Pra-menopause

Menjelang menopause, seorang wanita akan berada dalam siklus menstruasi yang tidak stabil sehingga menstruasi cenderung tidak teratur, bisa telat dengan frekuensi yang lama atau sebentar dengan volume darah yang tidak tentu bisa sedikit ataupun banyak.

Selain itu, menopause dini juga bisa menyebabkan seorang wanita mengalami telat datang bulan.  Jika secara normal menopause terjadi di atas 45 tahun, pada menopause dini penurunan jumlah sel telur bisa terjadi sebelum usia 40 tahun.  Menopause dini bisa terjadi karena efek samping kemoterapi atau penyakit autoimun.

5. Aktivitas fisik yang berat

Telat datang bulan juga bisa terjadi karena adanya aktivitas fisik yang berat, sehingga memicu kelelahan.  Kondisi ini juga bisa menyebabkan seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur.

6. Penyakit

Beberapa jenis penyakit diketahui bisa menyebabkan seorang wanita mengalami telat datang bulan, seperti misalnya gangguan pada kelenjar tiroid baik hipertiroid maupun hipotiroid, sindrom ovarium polikistik yang memicu peningkatkan hormon dan tumor hipofisis yang mengganggu keseimbangan hormon.

Menstruasi yang tidak teratur bisa diatasi dengan cara alami seperti  mengatur pola makan dengan gizi seimbang, istirahat yang cukup dan menghindari stress.  Adapun untuk mengkonsumsi obat telat datang bulan sebaiknya mengikuti rekomendasi dari dokter dan sudah melakukan konsultasi sebelumnya.

Kapan waktu yang tepat untuk mengkonsumsi obat telat datang bulan?

Untuk mengetahui penyebab pasti dari telat datang bulan yang dialami, maka diperlukan pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter kandungan.  Waktu yang tepat untuk mengkonsumsi obat telat datang bulan biasanya didasarkan pada uji klinis yang telah dilakukan sebelumnya.

Biasanya dokter akan memberikan diagnosa dan penjelasan terkait permasalahan telat datang bulan, kemudian meresepkan obat telat datang bulan yang sudah terdaftar secara medis.

Kondisi kehamilan yang memang beresiko atau tidak memungkinkan untuk dilanjutkan, biasanya membutuhkan penanganan dengan segera agar tidak terjadi resiko yang membahayakan kesehatan.

Penghentian kehamilan biasanya dilakukan dengan obat telat datang bulan yang mengandung bahan alami.  Tentunya tidak boleh sembarangan mengkonsumsi obat telat datang bulan, terlebih jika telat datang bulan terjadi karena kehamilan.

Jika kehamilan tersebut sehat dan normal tanpa resiko tertentu, maka konsumsi obat telat datang bulan justru akan menimbulkan resiko yang membahayakan.

Mengenali penyebab pasti mengapa menstruasi datang terlambat dan mengatasi permasalahan tersebut dengan cara yang alami bisa menjadi solusi tepat bagi Anda yang ingin memiliki siklus menstruasi teratur.

Loading...
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here