Inilah Napak Tilas Tempat-tempat Bersejarah Kota Jogja Yang Wajib Anda Ketahui

939
Tempat-tempat Bersejarah di Kota Jogja
Tempat-tempat Bersejarah di Kota Jogja

Tempat-tempat Bersejarah di Kota Jogja – Berbagai situs budaya dan sejarah bisa ditemui di Kota Yogyakarta, tak heran jika kota ini dikenal dengan kota budaya yang sarat akan potensi wisata budaya dan sejarah. Deretan tempat tersebut merupakan peninggalan kerajaan masa lalu yang masih ada hingga sekarang, bahkan tidak sedikit dari tempat tersebut yang mengundang decak kagum wisatawan mancanegara.

Dari sekian banyak tempat bersejarah yang ada di Jogja, kami hanya menyebutkan beberapa saja. Berikut ini adalah 5 wisata budaya dan sejarah yang paling populer di Jogja yang sebaiknya Anda tahu.

1. Keraton Yogyakarta

Keraton merupakan simbol pusat kebudayaan di Yogyakarta yang masih memegang teguh berbagai aktivitas dan ritual dalam budaya Jawa di tengah-tengan kemajuan zaman modern saat ini.

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat merupakan tempat tinggal Sultan dan keluarga sebagai penguasa tertinggi di Yogyakarta yang saat ini masih dipimpin oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X. Keraton juga dibuka sebagai objek wisata budaya yang banyak diminati oleh wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Alamat Wisata Bersejarah Keraton Yogyakarta
Keraton Yogyakarta via Metravel.website

Di keraton Anda akan disuguhi dengan khasanah budaya Jawa yang begitu kental, seperti suguhan tarian klasik Jawa pada jadwal tertentu lengkap dengan gamelan yang mengiringinya hingga pertunjukan wayang kulit dan wayang golek yang penuh dengan pesan moral dalam setiap kisahnya.

Terletak di selatan kawasan Malioboro, Keraton Yogyakarta yang dibangun sejak tahun 1755 ini masih berdiri kokoh mempertahankan gaya arsitekturnya yang bernilai seni tinggi. Di lokasi keraton Anda juga bisa napak tilas sejarah dan budaya masa lalu dengan menyaksikan berbagai peninggalan sejarah yang ada.

2. Istana Air Taman Sari

Situs peninggalan sejarah yang cukup populer ini letaknya tidak begitu jauh dari kawasan Keraton Yogyakarta yang pada masanya difungsikan sebagai taman rekreasi bagi Sultan dan keluarganya.

Taman Sari dibangun pada sekitar tahun 1758-1765/9 pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I. Taman Sari terdiri dari beberapa bangunan dengan fungsi yang berbeda, seperti kolam pemandian untuk raja, untuk para istri, dan putra-putri raja juga tempat untuk Sultan beristirahat.

Alamat Taman Sari Jogja
Taman Sari Jogja via Jogjacitytour.id

Di kawasan Taman Sari terdapat Sumur Gumuling yang berbentuk lingkaran dengan dua lantai dan difungsikan sebagai masjid.

Arsitektur pada gerbang yang menjulang penuh dengan ornamen dan ukiran indah yang sarat makna, Anda pun bisa menaikinya dan menyaksikan pemandangan di sekitarnya dari ketinggian.

3. Museum Benteng Vredeburg

Museum yang letaknya berseberangan dengan Gedung Agung ini menyuguhkan berbagai diorama yang menceritakan sejarah perjuangan bangsa.

Pada awal pembangunannya, benteng yang dibangun oleh Belanda ini sebenarnya bertujuan untuk mengawasi pergerakan keraton pada masa itu, namun dengan dalih bahwa Belanda ingin menjaga keamanan keraton.

Alamat Tempat Bersejarah Museum Benteng Vredeburg Jogja
Museum Benteng Vredeburg Jogja via Wisataindonesiaraya.com

Pada sudut barat daya, terdapat tiga patok yang difungsikan untuk meletakkan meriam.

Pada masa penjajahan Jepang, Benteng Vredeburg difungsikan sebagai markas tentara dan tempat untuk menahan para tawanan perang baik dari pihak Belanda maupun Indonesia.

4. Candi Prambanan

Kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia ini sudah sangat populer di kalangan wisatawan bahkan di mancanegara.

Candi yang masuk dalam situs warisan budaya dunia UNESCO ini merupakan salah satu candi terindah di Asia Tenggara dengan ketinggian mencapai 47 meter hingga terlihat dari daerah di sekitarnya.

Alamat Candi Prambanan Jogja
Candi Prambanan Via Wisataindonesiaraya.com

Candi yang dikaitkan dengan legenda Roro Jonggrang ini dibangun sejak sekitar tahun 850 Masehi.

Terletak di perbatasan antara Yogyakarta dan Jawa Tengah, candi ini manyuguhkan berbagai relief dengan detail pahatan yang memikat.

Selain karya arsitektur kuno yang membuat decak kagum, Anda juga bisa menikmati pertunjukan sendra tari Ramayana di kawasan candi megah ini.

5. Makam Raja Imogiri

Pemakaman raja di Imogiri dibangun sejak tahun 1632 oleh Sultan Mataram III Prabu Hanyokrokusumo yang merupakan keturunan Raja Mataram I, Panembahan Senopati.

Kompleks pemakaman yang terletak di wilayah perbukitan di Imogiri ini merupakan makam bagi para raja dan keluarga kesultanan Mataram.

Tak heran jika lokasi pemakaman ini dianggap keramat dan ada aturan tersendiri bagi pengunjung yang akan memasuki kompleks pemakaman

Alamat Makam Raja Imogiri
Makam Raja Imogiri Via Gudet.net

, yaitu bagi wanita diwajibkan menanggalkan perhiasannya dan mengenakan kemben, sementara untuk pria diwajibkan mengenakan kain panjang, baju peranakan dan blangkon.

Jika hal itu tidak dipenuhi maka Anda hanya bisa sampai pada pintu gerbang saja. Kompleks makam ini ditutup pada bulan puasa dan hari besar agama Islam.

Di lokasi wisata sejarah ini Anda juga bisa napak tilas peninggalan Sultan Agung berupa air suci dari Empat Tempeyan, cincin kayu dari tongkat Sultan Agung hinghga Daun Tujuh Macam yang diyakini bertuah bagi pasangan suami istri yang belum dikaruniai keturunan.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here