Hal-hal yang tidak Boleh dilakukan Saat Menstruasi [Antara Mitos dan Fakta]

Hal-hal yang tidak Boleh dilakukan Saat Menstruasi

Hal-hal Yang tidak Boleh dilakukan Saat Menstruasi – Saat seorang wanita mengalami menstruasi, terjadi perubahan hormonal dalam tubuh baik estrogen maupun progesetron yang erat kaitannya dengan sistem reproduksi (baca: pengertian haid). Secara normal siklus menstrusi berlangsung 21-35 hari dan rata-rata frekuensi waktunya 5-8 hari, walaupun masing-masing wanita bisa saja berbeda satu dengan yang lain.

Selama ini mungkin kita sering mendengar pantangan yang tidak boleh dilakukan selama menstruasi, namun benarkah larangan tersebut sudah terbukti secara ilmiah atau hanya sebatas mitos belaka?

Nah, ulasan berikut ini akan menjawab mengenai hal yang tidak boleh dilakukan saat menstruasi agar bisa diketahui secara pasti antara mitos dan fakta. Berikut ini adalah beberapa hal yang dilarang saat menstruasi:

1. Berhubungan Seksual

Berhubungan seksual saat menstruasi sangat tidak dianjurkan karena selain dilarang dalam agama, aktivitas seksual saat menstruasi dikhawatirkan bisa memicu permasalahan kesehatan secara medis.

Adapun beberapa alasan medis yang menjelaskan mengapa berhubungan seksual saat menstruasi dilarang antara lain adalah:

Organ reproduksi wanita saat menstruasi cenderung tidak steril karena luruhnya jaringan atau lapisan rahim yang diikuti dengan terbukanya pembuluh darah di sekitarnya. Dengan demikian maka bisa memungkinkan munculnya kuman dan kondisi ini bisa meningkatkan resiko seorang wanita mengalami infeksi pada organ reproduksinya jika melakukan hubungan seksual.

Hubungan seksual yang dilakukan saat menstruasi bisa meningkatkan resiko terjadinya kematian mendadak atau sudden death. Dimana saat menstruasi banyak pembuluh darah yang terbuka, dan aktivitas seksual yang dilakukan bisa menyebabkan udara masuk ke dalam pembuluh darah hingga ke jantung, dan hal ini sangat membahayakan.

2. Aktivitas Fisik

Saat menstruasi pembuluh darah terbuka dan jika seorang wanita melakukan olahraga berat atau aktivitas fisik yang berlebihan, maka hal itu bisa meningkatkan volume darah menstruasi yang keluar.

Akibatnya, seorang wanita bisa merasa lemas, pusing bahkan pada kasus yang parah bisa pingsan. Jika sedang menstruasi olahraga yang dianjurkan adalah jenis olahraga ringan yang tidak terlalu mengurasa energi, seperti misalnya jalan santai.
Konsumsi kafein

Dikutip dari Women’s Health, saat menstruasi seorang wanita dianjurkan untuk menghindari konsumsi minuman yang berkafein, karena ketika haid biasanya perut cenderung kembung dan sensitif.

Sehingga ketika seorang wanita mengkonsumsi kafein saat menstruasi hal itu justru akan memperburuk kondisi perut yang tidak nyaman dan kembung bahkan bisa memperparah kram perut akibat menstruasi.
Menggunakan pembalut terlalu lama

Sebaiknya tidak membiasakan menggunakan pembalut terlalu lama karena pemakaian pembalut yang terlalu lama bisa meningkatkan kelembaban.

Baca: Tips Aman Memilih Pembalut saat Haid

Akibatnya, darah dan keringat yang bercampur bisa memicu pertumbuhan bakteri dan kuman sehingga meningkatkan resiko terjadinya iritasi ataupun infeksi. Dan hal ini bisa membahayakan sistem reproduksi.

3. Berenang

Berenang saat menstruasi sangat tidak dianjurkan karena kemungkinan air yang digunakan untuk berenang atau berendam tidak steril, selain itu tentu juga terlihat kurang etis jika seorang wanita yang sedang menstruasi berenang apalagi di kolam renang umum.

Mitos seputar larangan keramas, memotong rambut atau kuku, dan minum es saat menstruasi diketahui tidak menimbulkan efek yang merugikan bagi tubuh sehingga secara medis tidak dilarang. Namun demikian ada beberapa hal yang justru dianjurkan saat seorang wanita sedang menstruasi, yaitu:

    1. Membersihkan organ kewanitaan dengan cara yang benar, dari depan ke belakang demikian juga saat mengeringkannya.
    2. Jangan lupa untuk membiasakan diri mencuci tangan sebelum dan sesudah membasuh organ kewanitaan agar terhindar dari infeksi bakteri.
    3. Rutin ganti pembalut setidaknya 3-4 jam sekali atau saat darah keluar banyak-banyaknya.
    4. Olahraga ringan dan banyak minum air putih agar terhindar dari resiko dehidrasi.
    5. Istirahat yang cukup.
    6. Konsumsi makanan yang bergizi dan bisa menambahkan suplemen penambah darah agar terhindar dari resiko anemia.
    7. Hindari muniman beralkohol, kafein dan rokok.
    8. Pastikan untuk selalu menggunakan celana dalam berbahan katun yang menyerap keringat agar organ kewanitaan tidak lembab.
    9. Mandi air hangat agar tubuh lebih rileks dan rasa nyeri haid berkurang.

Beberapa larangan saat menstruasi sangat penting untuk diketahui, dengan begitu seorang wanita bisa menjaga tubuh dan organ reproduksinya secara benar.

ladyfem
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *