Waspada Resiko dan Fakta Berenang di Kolam Umum yang Sering Diabaikan

Resiko Berenang di Kolam Umum
Pemandian Umum (Foto: Hazelwoodmo.org)

Arwini.com, Resiko serta Fakta Berenang di Kolam Umum – Berenang merupakan aktivitas yang menyenangkan, selain bisa untuk latihan fisik atau olahraga berenang juga bisa menjadi kegiatan refreshing setelah lelah beraktivitas. Banyaknya fasilitas kolam renang umum saat ini tentu sangat memudahkan bagi masyarakat yang ingin refreshing sambil berenang bersama keluarga atau teman.

Namun di balik kesenangan yang bisa didapatkan, ada beberapa fakta yang sebaiknya Anda tahu ketika berenang di kolam renang umum.  Penasaran?  Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

1. Klorin dalam Kolam Renang

Klorin dalam kolam renang berfungsi sebagai pembunuh bakteri, namun faktanya tidak semua bakteri bisa diatasi dengan senyawa kimia yang satu ini.  Salah satu bakteri yang bisa bertahan hidup meski kolam renang sudah berklorin adalah Pinworm, sejenis cacing yang bisa menimbulkan masalah pencernaan.

Selain itu bakteri Cryptosporidium yang bisa menyebabkan masalah serius pada pencernaan jika tertelan bisa bertahan hingga 10 hari di bak air panas sekalipun.

2. Aroma Kaporit yang Menyengat

Anda pasti sangat kenal dengan aroma kaporit ketika berenang di kolam renang umum, pada kenyataannya aroma tersebut tak lain adalah hasil percampuran klorin dengan keringat, urine maupun cairan tubuh manusia lainnya.  Karena kolam renang yang bersih seharusnya tidak berbau.

3. Mengandung Urine dan Kotoran Manusia

Mungkin fakta ini akan mencengangkan, karena survey yang dilakukan Centers of Disease Control (CDC) menunjukkan bahwa dari 1000 orang dewasa, 20 persen diantaranya mengakui jika pernah buang air kecil di kolam renang umum.  Dan jika Anda merasakan mata perih saat bernang, hal itu bukanlah akibat klorin, melainkan klorin yang sudah bercampur dengan urine.

Selain itu, sejumlah penelitian terhadap filter kolam, ditemukan bahwa 58 persen sampel terkontaminasi bakteri E.Coli yang biasanya ditemukan pada feses.

Rata-rata manusia membawa sekitar 14 gram feses di dalam pencernaannya saat masuk ke dalam kolam, dan bisa terkontaminasi di dalam air.  Anda bisa bayangkan bagaimana kondisi air kolam renang jika per hari ada 100 pengunjung?

4. Terdapat Resiko yang Menanti

Ada beberapa resiko yang bisa muncul akibat berenang di kolam renang umum, diantaranya adalah berikut ini:

  • Diare dan infeksi cacing

Resiko diare sangat mungkin terjadi pada kolam renang umum yang memiliki sanitasi buruk, sehingga memungkinkan bakteri E.Coli tetap hidup di dalam air.  Sementara untuk infeksi cacing bisa terjadi jika anak-anak tidak mandi setelah berenang, dimana larva cacing bisa masuk ke dalam tubuh melalui kuku.

  • Infeksi mata

Jenis keluhan ini banyak  ditemukan pada orang yang sering berenang di kolam renang umum, biasanya diakibatkan oleh bakteri jenis Naegleriasis dan Acanthamoebiasis, sebagai langkah antisipasi sangat dianjurkan untuk mandi air panas usai berenang jika kolam renang terindikasi mengandung bakteri jenis ini.

  • Infeksi telinga dan kulit

Biasanya keluhan infeksi telinga dan kulit diakibatkan oleh adanya bakteri Pseudomonas aeruginosa yang mampu berkembang biak di air kolam umum meski mangandung desinfektan semacam klorin.  Walaupun tanda dan gejalanya sering tidak disadari, namun gatal dan ruam kulit maupun sakit pada telinga bisa memicu masalah yang lebih serius.

  • Influenza

Air kolam bisa menjadi media berpindahnya virus influenza dari penderita flu kepada orang lain yang berenang di kolam renang umum, terutama jika daya tahan tubuh sedang menurun.

  • Infeksi jamur kaki

Infeksi ini disebabkan oleh jamur Tinea pedis, dan bisa menyebabkan kulit terkelupas.  Jamur ini bukan hanya terdapat pada air kolam saja melainkan juga di lantai atau tepi kolam.

Tips Agar Terhindar dari Resiko Berenang di Kolam Renang Umum

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari resiko akibat berenang di kolam renang umum:

  • Sebaiknya mandi sebelum berenang, karena hal itu bisa menghilangkan residu pada kulit sekaligus melembabkan kulit sehingga kontaminasi kuman berkurang.
  • Jangan sekali-kali menelan air kolam renang.
  • Gunakanlah kaca mata renang untuk melindungi mata.
  • Bawalah handuk besih dan peralatan mandi sendiri.
  • Bersihkan diri setelah berenang dengan teliti agar kuman dan kotoran yang menempel hilang.
  • Rajinlah minum air putih agar terhindar dari resiko dehidrasi selama berenang.
  • Biasakanlah menggunakan alas kaki ketika berjalan di tepi kolam renang.

Nah, itulah fakta mengenai kolam renang umum yang sebaiknya Anda tahu.  Selamat berenang!

 

 

Loading...
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here