Normalkah Penyebab Darah Menstruasi Kental dan Menggumpal?

10659
Normalkah Darah Menstruasi Menggumpal
Darah Menstruasi Menggumpal (Foto: Womenshealthmag.com)

 Arwini.com, Darah Menstruasi Kental dan Menggumpal – Kondisi darah menstruasi yang lebih pekat dan kadang bergumpal menimbulkan banyak pertanyaan bagi kaum wanita, apakah hal itu normal ataukah berbahaya.

Meskipun intensitasnya tidak sering, namun tetap saja hal itu memunculkan kekhawatiran akan adanya masalah tertentu yang berhubungan dengan siklus menstruasi dan organ reproduksi.

Pada dasarnya, darah menstruasi memang bisa mengalami perubahan warna yang lebih pekat dan bahkan menyerupai gumpalan, baik yang berwarna merah maupun yang menghitam. Selain kelainan darah yang kental, ada juga kelainan darah haid sedikit, dan juga darah haid berlangsung lama.  Bagaimanakah hal itu bisa terjadi?  Berikut ini akan kami jelaskan mengapa darah haid kental dan menggumpal.

Tubuh akan mengeluarkan zat pencegah pembekuan darah atau yang dikenal dengan istilah antikoagulan untuk menjaga agar darah menstruasi encer dan tidak menggumpal ketika dikeluarkan.

Ada kalanya volume darah menstruasi yang dikeluarkan cukup banyak dalam waktu yang relatif singkat sehingga zat ini tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan fungsi sebagaimana mestinya. Akibatnya darah menstruasi yang keluar cenderung menghitam, pekat dan menyerupai gumpalan-gumpalan.

Mengenai warna darah menstruasi yang berubah warna menjadi lebih hitam atau coklat gelap juga masih terbilang normal, terutama menjelang akhir masa menstruasi.

Hal ini terjadi karena darah yang berada di dalam tubuh lebih lama beroperasi dan tidak keluar setelah peluruhan dari rahim.

Kondisi darah menstruasi yang bergumpal dengan warna yang lebih pekat dan menghitam masih bisa dikatakan normal, selama hal itu hanya berlangsung sementara.

Jika gumpalan darah yang dikeluarkan saat menstruasi terjadi terus menerus dalam jumlah yang banyak maka perlu dikonsultasikan pada dokter yang berkompeten agar diketahui secara pasti penyebabnya dan bagaimana penanganannya.

Penyebab Darah Menstruasi Menggumpall
Penyebab Darah Menstruasi Kental (Foto: Wallpaper.mob.org)

Berdasarkan hal tersebut, maka penting bagi siapapun untuk mengetahui penyebab terjadinya gumpalan darah pada saat menstruasi, seperti berikut ini.

1. Adanya perubahan hormonal

Ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron bisa berpengaruh pada pembentukan selaput dinding rahim, sehingga dinding rahim cenderung lebih tebal.  Tebalnya dinding rahim inilah yang kemudian menyebabkan banyaknya volume darah menstruasi yang berbentuk gumpalan.

Secara umum ketidakseimbangan hormonal bisa terjadi karena pengaruh tubuh yang obesitas, kondisi rahim yang tidak mengecil usai melahirkan dan kemungkinan konsumsi obat steroid.

2. Fibroid

Fibroid adalah pertumbuhan sel yang tidak normal atau sejenis tumor jinak di dalam rahim yang dikenal dengan istilah Leiomyomas, biasanya kondisi ini tidak disertai gajala apapun dalam pertumbuhannya.  Namun demikian, wanita yang ada fibroid di dalam rahimnya cenderung memiliki volume darah menstruasi yang banyak dan bergumpal.

3. Keguguran dan infeksi rahim

Pada saat janin tidak mampu bertahan dan terjadi keguguran, janin akan dikeluarkan dari rahim dalam bentuk darah maupun gumpalan dengan jumlah yang sangat banyak.

Gumpalan darah akibat terjadinya keguguran biasanya berwarna abu-abu hingga merah hati dan cenderung lebih padat.

Selain karena keguguran, faktor lain yang bisa menyebabkan munculnya gumpalan darah saat menstruasi adalah adanya infeksi rahim.  Dimana waktu menstruasi menjadi lebih lama dan volume darah pun lebih banyak dan bergumpal.

4. Mioma uteri dan obstruksi

Terdapat tumor jinak atau mioma pada uterus akan menyebabkan perluasan permukaan endometrium, akibatnya timbul rasa nyeri saat menstruasi dengan volume darah lebih banyak serta bergumpal.

Selain tumor jinak, kondisi lain yang bisa memicu terjadinya peningkatan volume darah menstruasi dan gumpalan darah saat menstruasi adalah obstruksi, seperti misalnya polip pada mulut maupun leher rahim ataupun infeksi lainnya yang menimbulkan sumbatan pada saluran reproduksi.

5. Adenomiosis

Volume darah menstruasi yang banyak dan bergumpal juga bisa disebabkan oleh adanya adenomiosis.  Yaitu perubahan pada otot rahim yang memicu terjadinya pembesaran rahim yang mengganggu kemampuan kontraksi otot rahim.

Akibatnya volume darah menstruasi yang dikeluarkan meningkat dan bisa berbentuk gumpalan-gumpalan.

Gumpalan darah yang dikeluarkan dalam jumlah yang banyak ketika menstruasi bisa menimbulkan masalah kesehatan lain seperti anemia, sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Terutama jika kondisi tersebut juga disertai dengan gejala lain seperti sakit kepala, mata dan kulit pucat hingga siklus haid tidak teratur.

Sangat penting bagi kaum wanita untuk lebih perduli dengan organ reproduksinya, sehingga kemungkinan adanya abnormalitas yang menyebabkan munculnya gumpalan darah saat menstruasi bisa dideteksi sedini mungkin.

Segera hubungi dokter kandungan jika terjadi kondisi yang dikhawatirkan agar mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Loading...
SHARE

1 COMMENT

  1. Gumpalan darah yang keluar pada saat menstruasi mungkin pernah dialami banyak wanita namun jika dalam jumlahnya yang sedikit itu bisa jadi karena disebabkan adanya perubahan hormon seperti yang dijelaskan di atas..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here