Malu Berat Badan Berlebihan setelah Puasa Ramadhan? Cegah dengan Tips ini Yuk!

899
Berat Badan Berlebihan setelah Puasa Ramadhan
Advertisement
Loading...

Arwini.com – Pada saat puasa di bulan ramadhan seharusnya dengan mengurangi makan dan minum, badan akan menjadi ideal. Akan tetapi sebagian orang malah mengalami peningkatan berat badan secara drastis.

Berat badan yang meningkat setelah bulan ramadhan bisa disebabkan pola makan tidak sehat. Efek tidak makan dan minum selama hampir 14 jam berimbas pada buka puasa yang cenderung berlebihan.

Selain itu, di tenggang waktu antara tarwih dan menjelang tidur terkadang juga dibarengi dengan menghabisi makanan sisa buka puasa.

Dr Phaidon L Toruan menyebutkan, “seorang yang cenderung menjalani hidup sehat maka akan memiliki berat badan stabil bahkan cenderung terhindar dari obesitas.

Tips Mencegah Berat Badan Berlebihan setelah Puasa Ramadhan

1. Mencukupi kebutuhan Istirahat

Tidur cukup bukan berarti penambahan berat badan, justru istirahat dibutuhkan untuk memperbaiki energi yang telah digunakan selam beraktivitas. Sebaliknya, kurang tidur akan memicu peningkatan nafsu makan.

Advertisement
Loading...

Saat nafsu makan meningkat makan meningkat seorang akan senantiasa mengkonsumsi makanan apapun di sekitarnya, sehingga dapat memicu penambahan lemak di tubuh.

Perhatikan kualitas tidur dengan istirahat secukupnya, bisa dengan 5 jam di malam hari dan di siang hari cukup dengan 30-60 menit.

2. Tahan nafsu berlebihan

Nafsu berlebihan biasa muncul menjelang waktu buka puasa. Puasa yang dilakukan selama 12 jam tentu menguras banyak energi, bilamana melihat aneka hidangan di depan mata terkadang rasa untuk mencoba aneka hidangan tersebut semakin tinggi juga.

Buka puasalah secukupnya! bila memungkinkan, berikan jeda 30-60 menit antara makan ringan dan makanan berat yang akan dikonsumsi. Hindari mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar lemak tinggi.

4. Pilih menu sahur dengan baik

Pada saat sahur, hindari makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi dan ganti dengan menu makan seperti roti, gandum, dan nasi merah yang kaya akan karbohidrat komplek. Selain itu konsumsi juga makanan yang mengandung protein tinggi seperti daging ayam, ikan, atau telur.

Pilihan sayur bisa dikatakan menu wajib saat sahur mengingat kandungan serat dalam sayuran bermanfaat untuk kebutuhan kalori saat puasa. Hindari sayuran yang diolah dengan minyak berlebihan (tumis) atau sayur yang direbus dengan garam berlebihan.

Alternatif lain, bisa mengkonsumsi beberapa buah-buahan untuk mengganti beberapa kebutuhan kalori saat puasa nantinya.

5. Atur komposisi nutrisi seimbang

Dalam menjaga tubuh agar tetap sehat dan tidak cepat merasa lapar maka saat berpuasa dapat mengkonsumsi makanan yang bernutrisi. Hal ini bertujuan agar pada saat berbuka puasa tidak begitu makan banyak makanan. Sehingga menghindari berat badan naik.

Dalam menentukan komposisi yaitu dengan takaran seperti 50 persen karbphidrat yang kompleks, kemudian 40-45 persen kebutuhan akan protein, dan yang terakhir yaitu 5-10 persen lemak yang sehat dalam setiap porsi makan Anda.

6. Banyak dalam minum air putih

Pada saat berpuasa juga harus menjaga dalam kecukupan air pada tubuh Anda. Sehingga pada saat sahur maupun berbuka puasa perbanyak minum air putih. Hal ini dianjurkan sebanyak 6-8 gelas air putih setiap harinya.

Agar menghindari lapar saat puasa dan menghindari menambahnya berat badan setelah puasa dengan meminum air putih pada saat buka puasa sebanyak 2 gelas. Setelah itu minum air putih setelah makan berat selanjtnya minum 2 gelas pada malam hari.

7. Jangan melewatkan makan sahur

Pada saat sahur hindari kebiasaan melewatkan sahur. Hal ini bertujuan agar tidak bertambah gemuk saat puasa. Justru hal itu tidaklah tepat. Apabila tidak makan sahur maka dapat berpeluang dalam meningkatkan berat badan saat berbuka puasa.

8. Menghindari makan berat pada saat mendekati waktu tidur

Dalam menghindari berat badan naik pada setelah puasa, yakni dengan menghindari makan makanan yang begitu berat pada saat menjelang tidur malam. Hal ini makanan yang telah dikonsumsi dapat menumpuk jadi lemak jika terlalu dekat waktu tidur malam.

Terjadinya kenaikan berat bdan setelah berpuasa ramadhan adalah disebabkan jika tubuh terlalu banyak menyantap makanan yang mempunyai tinggi kalori. Sehingga Anda harus memperhatikan tips mencegah berat badan berlebihan setelah puasa ramadhan.

Cobalah Anda perhatikan beberapa aneka makanan yang tersedia di saat Anda berbuka puasa yakni biasanya dipenuhi dengan makanan yang manis dan tinggi lemak. Apabila tidak terkontrol maka makanan tersebut dapat menjadi penyebab terjadinya kenaikan berat badan.

Sehingga Anda dapat menjaga kondisi tubuh Anda jadi sehat selalu dan tidak membuat tubuh Anda menjadi obesitas. Pada pagi hari juga sebaiknya hindari tidur habis subuh dan perbanyaklah olahraga di pagi hari agar tubuh tetap sehat dan bugar. Kalori berkurang.

Selamat mencoba tips dari artikel ini. Semoga tips ini bermanfaat bagi Anda dan semuanya yang membaca.

Loading...
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here