5 Fakta Seputar Game Pokemon Go yang akan Membuat Anda Tercengang

853
Permainan Game Pokemon Go
Game Pokemon Go (Foto: Whatculture.com)

Arwini.com, 5 Fakta Seputar Game Pokemon Go – Akhir-akhir ini pecinta game dihebohkan dengan munculnya game Pokemon Go yang langsung booming dalam waktu singkat.  Meskipun game besutan Nintendo, Pokemon Corps dan Niantic Labs ini baru rilis di Amerika Serikat, Selandia Baru dan Australia, namun pada kenyataannya game ini langsung mewabah di seluruh belahan dunia.

Meskipun belum secara resmi dirilis di negara lain, kenyataannya pengguna Android masih bisa mengunduhnya di situs-situs penyedia aplikasi seperti dalam Android Application Package (Apk).

Mengapa Pokemon Go bisa sedemikian hebohnya menarik perhatian para gamer?  Mungkin 5 fakta seputar Pokemon Go berikut ini akan menjadi jawabannya.

1. Mampu Mengalahkan Aplikasi Populer

Dilansir dari Huffingtonpost, Pokemon Go mampu mengalahkan aplikasi yang terbilang telah populer sebelumnya seperti media sosial Instagram,Twitter hingga aplikasi WhatsApp dan Snapchat.  Bahkan hanya berkisar 4 hari setelah dirilis, pengguna Pokemon Go diketahui menghabiskan waktu 43 menit 22 detik setiap harinya untuk bermain Pokemon Go ini.

Selain itu, aplikasi game ini juga mengusung teknologi bernama Augmented Reality (AR) dimana teknologi pada Pokemon Go memadukan video yang ditangkap kamera ponsel dengan grafik komputer kemudian menampilkannya pada layar ponsel.

Efek inilah yang kemudian membuat pemainnya merasa penasaran dan terkejut saat memainkannya.

Dalam game ini pemain akan melihat Pokemon di dunia nyata melalui layar ponselnya sehingga bisa menangkapnya.  Kemungkinan hal inilah yang membuat popularitas Pokemon Go semakin tidak terkendali. Terlebih dengan banyaknya keberhasilan menangkap Pokemon yang dishare di media sosial.

Berbeda dengan Virtual Reality (VR) yang membutuhkan peralatan khusus, teknologi dalam Pokemon Go lebih praktis karena hanya membutuhkan smartphone dan konektivitas internet.

2. Partisipasi Museum Nasional

Permainan seru menangkap Pokemon rupanya juga dimanfaatkan oleh Museum Nasional Indonesia yang mengajak para penggunanya berburu Pokemon di museum.

Ajakan ini dipromosikan oleh Museum Nasional Indonesia yang dikenal dengan Museum Gajah melalui akun Twitternya belum lama ini.  Melalui akun @MuseumNasional, admin memperlihatkan banyaknya Pokestop yang diburu pemain Pokemon Go untuk mengumpulkan Pokeball maupun menangkap Pokemon.

3. Pokemon Go Mengajak Pemainnya Bergerak Aktif

Pada game ini pemain akan melihat dunia Pokemon melalui layar ponselnya dan sebisa mungkin menangkap Pokemon yang tersembunyi di berbagai tempat nyata yang ada di sekitarnya.

Hal inilah yang kemudian membuat para pemain game ini untuk terus aktif bergerak demi menemukan Pokemon di lokasi tertentu.  Game ini menggunakan GPS dan kamera belakang pada samartphone untuk menangkap Pokemon virtual di berbagai tempat.

Hanya saja, tak jarang para pengguna game ini kurang memperhatikan keselamatannya demi menangkap Pokemon yang sudah di depan mata.

Beberapa insiden kecelakaan diketahui terjadi akibat pengguna Pokemon Go bermain sambil mengemudikan kendaraan, seperti yang terjadi di jalan raya Massachusetts, AS belum lama ini.

Tak heran jika kemudian pengguna Twitter membuat tagar #dontpokemongoanddrive untuk mengingatkan pentingnya keselamatan di jalan raya.  Bahkan dilansir dari NBC San Diego, diberitakan 2 orang terjatuh dari tebing di North County, San Diego saat bermain Pokemon Go belum lama ini.

4. Mengajak Pengguna untuk Menjelajahi Lingkungan Sekitar

Dalam permainan ini pengguna akan menemukan berbagai jenis Pokemon di berbagai tempat, sehingga pengguna diajak untuk menjelajahi lingkungan sekitar untuk berburu Pokemon di dunia nyata.

Hal ini jugalah yang kemudian membuat beberapa negara justru melarang permainan Pokemon Go ini, seperti Mesir dan Israel.  Dimana permainan yang berbasis GPS ini dikhawatirkan bisa disalahgunakan untuk memata-matai dan mengumpulkan informasi rahasia terutama yang berkaitan dengan intelijen.

5. Pokemon Go Rawan Malware

Meskipun belum dirilis secara resmi, namun game ini tetap bisa diunduh melalui situs penyedia aplikasi.  Hanya saja yang perlu diwaspadai saat mengunduh aplikasi di luar Playstore adalah kemungkinan adanya malware yang telah disusupkan oleh hacker sehingga memungkinkan aplikasi untuk membuat akses backdoor pada ponsel pengguna Pokemon Go.

Oleh karena itu sebaiknya lebih berhati-hati sebelum mengunduh aplikasi dari situs yang tidak resmi.  Pastikan juga firmware smartphone diperbarui demi mencegah resiko yang tidak diinginkan.

Perhatikan setiap izin permintaan aplikasi dengan lebih cermat. Dan jangan lupa untuk selalu menggunakan password yang unik dan kuat untuk akun game Pokemon Go anda.  Tetap waspada dan selamat berburu Pokemon, go!

Contoh Gambar Seputar Game Pokemon Go

Fakta Seputar Game Pokemon Go
Lokasi Game Pokemon Go Via Youtube.com
Fakta Seputar Game Pokemon Go
Game Pokemon Go Via Polygon.com
Fakta Seputar Game Pokemon Go
Game Pokemon Go Via Youtube.com
Fakta Seputar Game Pokemon Go
Game Pokemon Go Via Gameranx.com
Fakta Seputar Game Pokemon Go
Game Pokemon Go Via Youtube.com
Loading...
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here